Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing
05 Sep 2026 21 pembaca ADMIN Dinkes

Hadiri PIT X IDI Cabang Tangerang, Kadinkes Tegaskan Pentingnya Transformasi Paradigma Dokter dari Kuratif ke Preventif demi Indonesia Emas 2045

TANGERANG — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, MARS, menghadiri sekaligus menjadi pembicara utama dalam helatan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) X IDI Cabang Tangerang. Kegiatan ilmiah ini mengusung tema “Transformasi Paradigma Dokter dari Kuratif ke Preventif dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045”.

 

Dalam pemaparannya yang berjudul "Pelaksanaan Program Prioritas Kesehatan di Kabupaten Tangerang", dr. Hendra Tarmizi menekankan bahwa peran tenaga medis, khususnya para dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI), sangat krusial dalam menggeser fokus pelayanan dari sekadar mengobati pasien sakit (kuratif) menjadi upaya pencegahan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat (promotif dan preventif).

 

Di hadapan para jajaran dokter dan praktisi kesehatan, Kadinkes memaparkan gambaran umum Wilayah Kabupaten Tangerang yang memiliki luas wilayah ±959,6 km² dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 3,56 juta jiwa (berdasarkan data tahun 2025). Dengan dinamika populasi yang begitu besar di 29 kecamatan, tantangan sektor kesehatan membutuhkan pendekatan yang terintegrasi dan responsif.

 

"Arah pembangunan kesehatan daerah saat ini diselaraskan secara penuh dengan Visi-Misi Presiden Terpilih 2024–2029 melalui 8 Misi Asta Cita, 17 Program Prioritas, serta 8 Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC / Quick Win),"

 

Beliau menambahkan bahwa landasan transformasi kesehatan ini juga mengacu pada UU Nomor 59 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045, di mana tahap pertama (2025–2029) berfokus pada pemenuhan pelayanan dasar SEHAT (Sistem Kesehatan Tangguh dan Responsif) demi mewujudkan masyarakat berumur panjang dan hidup sehat dengan Usia Harapan Hidup (UHH) mencapai 80 tahun.

 

Dalam paparan materinya, Kadinkes menyoroti 4 (empat) fokus program prioritas utama yang tengah dipacu oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang di bawah arahan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah:

 

1. Penurunan Stunting secara Masif

Target nasional penekanan angka stunting hingga di bawah 5% menjadi komitmen bersama melalui penguatan intervensi gizi spesifik dan sensitif sejak masa kehamilan hingga balita.


2. Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKI/AKB)

Peningkatan kualitas pelayanan antenatal, kecukupan fasilitas kesehatan primer dan rujukan, serta penguatan rujukan kegawatdaruratan maternal dan neonatal.


3. Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG)

Sebagai bagian dari program Quick Win, program deteksi dini dan skrining kesehatan berkala masyarakat terus digalakkan untuk mendeteksi faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) secara lebih awal.


4. Penanggulangan dan Eliminasi Tuberkulosis (TBC)

Akselerasi penemuan kasus TBC secara aktif (active case finding) dan pengobatan hingga sembuh target penurunan kasus TBC sebesar 50% dalam lima tahun ke depan.

 

Mengakhiri pemaparannya, dr. Hendra Tarmizi mengapresiasi jajaran IDI Cabang Tangerang yang terus berkomitmen meningkatkan kapasitas keilmuan dan profesionalisme anggotanya.

 

Dengan adanya kolaborasi yang erat antara Dinas Kesehatan, IDI Cabang Tangerang, serta seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (faskes) di Kabupaten Tangerang, diharapkan program prioritas kesehatan dapat terlaksana secara optimal dan berdampak langsung bagi kesejahteraan seluruh masyarakat.

 

(Dinkes Kab.Tangerang/ppm/fq)

Nomor : PR/082-DINKES/IX/2026






Selamat Datang di Web Terpadu Kabupaten Tangerang!

Kami menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman Anda saat menjelajahi situs ini. Cookies membantu kami memahami preferensi Anda dan memungkinkan kami untuk memberikan konten yang lebih relevan dan pengalaman yang lebih personal. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookies kami. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai penggunaan cookies, jangan ragu untuk menghubungi kami.