Perkuat Kesiapsiagaan Pandemi, Dinkes dan Labkesda Kab. Tangerang bersama Kemenkes Tingkatkan Kapasitas Tenaga Laboratorium melalui Penerapan Kerangka 7-1-7
TANGERANG, 4
SEPTEMBER 2026 – Dalam upaya memperkuat sistem ketahanan kesehatan masyarakat
dan respon cepat terhadap potensi ancaman penyakit infeksi emerging zoonotik
berpotensi pandemi, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dan UPTD Laboratorium
Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Tangerang berkolaborasi dengan
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyelenggarakan
Workshop Penatalaksanaan Spesimen Saluran Pernapasan dan Penerapan Kerangka
7-1-7 bagi Petugas Puskesmas/Labkesmas Tingkat 1.
Kegiatan
yang berlangsung secara luring pada tanggal 3–4 September 2026 di Gedung Smart
Building Puspemkab Tangerang ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas
Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, MARS. Acara ini diikuti oleh
para petugas laboratorium dari 20 Puskesmas dan laboratorium Kesehatan daerah
di wilayah Kabupaten Tangerang.
Kegiatan ini
terwujud atas kolaborasi Kemenkes, Dinas Kesehatan Kab. Tangerang, UPTD
Labkesda Kabupaten Tangerang, serta didukung penuh melalui dukungan Global
Health Security dari U.S. Department of State kepada Kementerian Kesehatan RI
melalui program EpiC GHS.
Saat membuka
kegiatan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, MARS,
menekankan pentingnya kualitas spesimen dan koordinasi di tingkat lapangan.
"Spesimen
merupakan bagian yang sangat menentukan dalam proses surveilans dan diagnosis.
Spesimen yang diambil dengan teknik yang benar, disimpan, dan dikirim sesuai
ketentuan sangat menentukan kualitas hasil laboratorium. Jangan sampai
Puskesmas sudah menemukan kasus yang dicurigai, tetapi spesimennya tidak
adekuat atau terlambat dikirim," ujar dr. Hendra Tarmizi, MARS. Beliau
juga menambahkan bahwa kerangka 7-1-7 harus dijadikan budaya kerja baru dalam
merespon penyakit menular secara cepat dan terkoordinasi.
Senada
dengan hal tersebut, Ketua Tim Kerja Tata Kelola Labkesmas, Dit. Takel PKP
Kemenkes RI, dr. Tiffany Tiara Pakasi, MA, menegaskan pentingnya mutu
penatalaksanaan spesimen dalam menjamin keakuratan hasil laboratorium dan
keberhasilan sistem deteksi dini nasional.
"Sebagus
apa pun teknologi pemeriksaan yang digunakan, apabila spesimen yang diterima
tidak memenuhi persyaratan mutu, maka hasil pemeriksaan tidak akan memberikan
informasi yang akurat. Tidak boleh ada kompromi terhadap mutu, biosafety,
maupun biosecurity. Keberhasilan implementasi kerangka 7-1-7 sangat bergantung
pada kemampuan laboratorium dalam menyediakan spesimen yang bermutu dan
mengomunikasikan hasil secara cepat kepada program surveilans," jelas dr.
Tiffany Tiara Pakasi, MA.
Melalui
workshop dua hari ini, para peserta dibekali materi teknis hingga simulasi
langsung yang mencakup kebijakan penatalaksanaan spesimen, penerapan manajemen
biorisiko (biosafety dan biosecurity), teknik pengambilan spesimen saluran
pernapasan, pengemasan dan pengiriman sesuai standar, hingga simulasi alur
rujukan dan komunikasi laboratorium surveilans.
Sinergi
antara Kemenkes, Dinkes, dan UPTD Labkesda Kabupaten Tangerang ini diharapkan
dapat menjadikan fasilitas pelayanan kesehatan primer di Kabupaten Tangerang
lebih siap, cepat, dan terkoordinasi dalam mendeteksi serta merespon ancaman
penyakit menular berpotensi pandemi di masa depan.
(Dinkes Kab.Tangerang/ppm/fq)
Nomor : PR/081-DINKES/IX/2026
Berita Lainnya
-
04 Sep 2026
Perkuat Kesiapsiagaan Pandemi, Dinkes dan Labkesda Kab. Tangerang bersama Kemenkes Tingkatkan Kapasitas Tenaga Laboratorium melalui Penerapan Kerangka 7-1-7
TANGERANG, 4 SEPTEMBER 2026 – Dalam upaya memperkuat sistem ketahanan kesehatan masyarakat dan respon cepat ...
-
04 Sep 2026
Dorong Perbaikan Layanan, Dinas Kesehatan Gelar Workshop Audit Internal & RTM
Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang melalui Tim Kerja Mutu dan Akreditasi Fasilitas Kesehatan (MAFK) menyelenggarakan Workshop ...
-
04 Sep 2026
Dinkes Provinsi Banten dan Dinkes Kab. Tangerang Gelar Cek Kesehatan Gratis Bersama Gubernur Banten di Kitri Bhakti Kecamatan Curug
Dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, telah ...
-
03 Sep 2026
Dinas Kesehatan Tingkatkan Kapasitas TSL melalui Pemicuan 5 Pilar STBM
Dinas Kesehatan terus mendorong peningkatan kapasitas Tenaga Sanitasi Lingkungan (TSL) dalam upaya mewujudkan perilaku hidup ...
-
02 Sep 2026
Majalah INTAN: Informasi Seputar Kesehatan Kabupaten Tangerang Edisi Agustus 2026
Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang kembali menghadirkan Majalah INTAN (Informasi Seputar Kesehatan) Edisi Mei 2026 sebagai ...