Puskesmas Kutabumi Sosialisasi Pemberdayaan PHBS di 5 Ponpes
PUSKESMAS Kutabumi bekerjasama dengan Saka Bakti Husada Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di 5 pondok pesantren (ponpes) di wilayah kerjanya di Kecamatan Pasar Kemis.
Kelima pondok pesantren itu, antara lain Pondok Pesantren Miftahul Ulum di Kelurahan Kutabumi, Pondok Pesantren Daar El-Jauhar di Desa Gelam Jaya, Pondok Pesantren Kelurahan Kutabumi, Pondok Pesantren Daarul Ibtida di Kelurahan Kutajaya, dan Pondok Pesantren Daarus Sa'adah di Kelurahan Kutabumi. Kegiatan tersebut berlangsung dari tanggal 5 Agustus sampai 9 Agustus 2024.
Kepala Puskesmas Kutabumi, dr. R Astrid Heraline, kemarin, menyampaikan pemberdayaan PHBS di pesantren bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan para santri, serta komunitas pesantren secara keseluruhan.
“Dengan penerapan PHBS yang baik pun nantinya diharapkan pesantren dapat menjadi contoh model penerapan hidup sehat dan bersih, serta menciptakan dampak positif yang lebih luas di masyarakat sekitarnya,” ujarnya.
Beberapa tujuan utama dari adanya kegiatan ini, adalah:
1. Meningkatkan Kesadaran Kesehatan: Mendidik santri tentang pentingnya kebersihan pribadi dan lingkungan untuk mencegah penyakit dan menjaga kesehatan.
2. Menerapkan Praktek Higienis: Mengajarkan dan menerapkan kebiasaan hidup bersih, seperti cuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan lingkungan, dan makanan yang sehat.
3. Mencegah Penyakit: Mengurangi risiko penyebaran penyakit menular dan masalah kesehatan lainnya dengan menerapkan standar kebersihan yang baik.
4. Meningkatkan Kualitas Hidup: Membantu santri dan staf pesantren untuk hidup dalam lingkungan yang lebih sehat dan nyaman, yang dapat berdampak positif pada belajar dan aktivitas sehari-hari.
5. Membentuk Karakter: Mengintegrasikan prinsip-prinsip kebersihan dan kesehatan dalam pendidikan karakter santri, yang sejalan dengan ajaran agama dan norma sosial.
6. Mengoptimalkan Sumber Daya: Mengelola sumber daya dengan lebih efektif untuk memastikan lingkungan pesantren yang bersih dan sehat, termasuk fasilitas sanitasi dan air bersih.
Ditambahkan dr. R Astrid Heraline pada kegiatan ini para santri diberikan pula pemahaman mengenai 8 Indikator PHBS di pesantren, yaitu mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, makan buah dan sayur setiap hari, rutin aktivitas fisik, tidak ada yang merokok di pesantren, menggunakan jamban sehat, menggunakan air bersih, jajan di kantin sehat, serta santri menimbang dan mengukur tinggi badan setiap 6 bulan sekali.
(Dinkes Kab.Tangerang/sdmk-di/ef/as)
Nomor : PR/256-DINKES/VIII/2024
Berita Lainnya
-
17 Jun 2026
Tanamkan Hidup Sehat Sejak Dini, Dinkes Kabupaten Tangerang Gelar Kampanye CTPS di SDN Kiarapayung
TANGERANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang melalui Tim Kerja Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat sukses ...
-
10 Jun 2026
Peringatan HLUN Kabupaten Tangerang: Menuju Lansia Mandiri untuk Indonesia Berdaya
TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Tim Kerja Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan menggelar puncak peringatan ...
-
03 Jun 2026
Majalah INTAN: Informasi Seputar Kesehatan Kabupaten Tangerang Edisi Mei 2026
Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang kembali menghadirkan Majalah INTAN (Informasi Seputar Kesehatan) Edisi Mei 2026 sebagai ...
-
03 Jun 2026
Tingkatkan Kinerja TW II dan Fokus 5 Program Prioritas, Dinkes Gelar Apel Sekaligus Pelepasan Pegawai Purna Bakti
Dinas Kesehatan menggelar apel pagi pada Rabu, 3 Juni 2026, bertempat di selasar Gedung Dinas ...
-
26 May 2026
Cegah Stunting Sejak Dini, Dinas Kesehatan Gelar Workshop Pencegahan Anemia untuk Siswi
Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang melalui Tim Kerja Gizi menyelenggarakan Workshop Anemia Remaja pada tanggal 19–20 ...