Dinkes Kabupaten Tangerang Gelar Validasi Data Program DBD, Hadirkan 44 Puskesmas
Tangerang, 17 Januari 2025– Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan Validasi Data Program Demam Berdarah Dengue (DBD) yang melibatkan 44 Puskesmas di wilayah Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, dari tanggal 13 hingga 17 Januari 2025, dengan pembagian empat sesi untuk memastikan efektivitas dan efisiensi pelaksanaannya.
Tujuan utama dari validasi data ini adalah untuk melakukan analisis mendalam terhadap data kasus DBD, angka kejadian di setiap Puskesmas, serta inovasi program Kader Jumantik Sekolah (KATIKO) yang telah berjalan sejak tahun 2024. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis permasalahan dalam pengendalian dan pencegahan penyakit DBD di masing-masing wilayah kerja Puskesmas, sehingga solusi yang tepat dapat dirumuskan secara bersama.
Curah hujan yang masih tinggi di awal tahun ini menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama DBD. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan terus mengimbau masyarakat untuk aktif memantau jentik nyamuk di lingkungan masing-masing setiap minggu. Selain itu, masyarakat diharapkan melakukan langkah-langkah pengendalian melalui PSN 3M Plus (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang barang bekas), dengan fokus khusus pada tempat penampungan air hujan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. H. Achmad Muchlis, MARS, menyampaikan, “Kegiatan validasi data ini sangat penting untuk memastikan bahwa upaya pengendalian DBD di Kabupaten Tangerang berjalan efektif. Kami mendorong setiap Puskesmas untuk terus memperkuat koordinasi dan inovasi dalam pencegahan DBD, termasuk program KATIKO yang telah memberikan dampak positif sejak diluncurkan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan guna mencegah perkembangbiakan nyamuk DBD.”
Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, dr. Sumihar Sihaloho, yang akrab disapa dr. Mingki, menambahkan, “Validasi data ini membantu kami memahami kendala di lapangan secara lebih spesifik. Dari hasil analisis, kami akan merumuskan langkah-langkah strategis untuk menekan angka kejadian DBD di Kabupaten Tangerang. Kami juga berharap masyarakat semakin aktif dalam melaksanakan PSN 3M Plus sebagai upaya mandiri untuk melindungi keluarga dari ancaman DBD.”
Melalui kegiatan ini, diharapkan pengendalian DBD di Kabupaten Tangerang dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan, demi melindungi kesehatan masyarakat dari ancaman penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti.
(Dinkes Kab.Tangerang/sdmk-di/ef/as)
Nomor : PR/018-DINKES/I/2025
Berita Lainnya
-
17 Jun 2026
Tanamkan Hidup Sehat Sejak Dini, Dinkes Kabupaten Tangerang Gelar Kampanye CTPS di SDN Kiarapayung
TANGERANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang melalui Tim Kerja Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat sukses ...
-
10 Jun 2026
Peringatan HLUN Kabupaten Tangerang: Menuju Lansia Mandiri untuk Indonesia Berdaya
TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Tim Kerja Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan menggelar puncak peringatan ...
-
03 Jun 2026
Majalah INTAN: Informasi Seputar Kesehatan Kabupaten Tangerang Edisi Mei 2026
Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang kembali menghadirkan Majalah INTAN (Informasi Seputar Kesehatan) Edisi Mei 2026 sebagai ...
-
03 Jun 2026
Tingkatkan Kinerja TW II dan Fokus 5 Program Prioritas, Dinkes Gelar Apel Sekaligus Pelepasan Pegawai Purna Bakti
Dinas Kesehatan menggelar apel pagi pada Rabu, 3 Juni 2026, bertempat di selasar Gedung Dinas ...
-
26 May 2026
Cegah Stunting Sejak Dini, Dinas Kesehatan Gelar Workshop Pencegahan Anemia untuk Siswi
Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang melalui Tim Kerja Gizi menyelenggarakan Workshop Anemia Remaja pada tanggal 19–20 ...