Deteksi Dini Penyakit Kusta, Puskemas Mauk Gelar School Survey Kusta Pada Murid SD dan MI
MENDETEKSI sedini mungkin Penyakit Kusta pada anak sekolah, Puskesmas Mauk melakukan School Survey (Skrining) Kusta kepada murid-murid SD/MI di wilayah kerja puskesmas di wilayah Kecamatan Mauk.
Kegiatan ini dilaksanakan disebabakan di wilayah kerja puskesmas ini ditemukan Kasus Kusta. Kegiatan skrining pada Maret 2024 telah dilakukan di 7 SD/MI pada murid kelas 1 dan 2 dengan melibatkan 85 pelajar.
Kasubag TU Puskesmas Mauk, Yayah R Dewi, kemarin, mengutarakan pelaksanaan skrining dilaksanakan Penanggung Jawab Program Kusta bersama Petugas Promkes Puskesmas Mauk.
Diharapkan dengan adanya School Survei Kusta di SD/MI akan dapat mempercepat penemuan dan pengobatan Penyakit Kusta sedini mungkin.
“Kami juga berharap setelah ditemukan dan diobati, selanjutnya dapat terjadi eliminasi Kusta di Kabupaten Tangerang, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Mauk,” ujarnya.
DETEKSI DINI
Tujuan dari kegiatan ini, urai Yayah R Dewi, untuk mendeteksi sedini mungkin Penyakit Kusta yang terjadi pada anak sekolah, karena jika tidak cepat diobati akan dapat mengakibatkan kecacatan atau kematian.
Bila sudah ditemukan sedini mungkin dan lalu diobati, diharapkan penderita akan mengalami kesembuhannya.
Adapun cara melakukan Skrining Kusta pada anak sekolah, yaitu dengan melakukan pemeriksaan bercak yang ada pada tubuh (misalnya pada lengan siswa) kemudian dilakukan tes dengan menggunakan kapas yang sudah dililit.
"Jika siswa tidak terasa apapun pada saat dilakukan pemeriksaan, maka itu mengarah pada Suspek Kusta. Karena gejala utama Kusta adalah mati-rasa pada kulit yang terdapat bercak," ungkap Yayah R Dewi.
Ditambahkan sebelum melakukan skrining, petugas puskesmas akan memberikan penyuluhan mengenai Penyakit Kusta dan PHBS.
“Dari 7 SD/MI yang dilakukan skrining, tidak ada yang dicurigai Penyakit Kusta, sesuai hasil pemeriksaan,” imbuhnya.
TERUS DILANJUTKAN
Diungkapkan Yayah R Dewi, kegiatan ini akan terus dilakukan di Bulan Juni, September dan Desember. Sehingga di tahun 2024 akan terdapat 28 SD/MI yang akan dilakukan School Survey (Skrining) Kusta.
“Kusta, Temukan, Obati, Eliminasi adalah bagian dari program Menuju Kabupaten Tangerang Yang Lebih Sehat,” urainya.
Diinformasikan Kusta atau Lepra adalah Penyakit Infeksi Bakteri Kronis Yang Menyerang Jaringan Kulit, Saraf Tepi, Dan Saluran Pernapasan. Kusta atau lepra dikenal juga dengan nama penyakit Hansen atau Morbus Hansen.
Kusta atau Lepra dapat ditandai dengan pelemahan atau mati-rasa terjadi di tungkai dan kaki, yang kemudian diikuti dengan timbulnya lesi di kulit.
Penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri ini dapat menyebar melalui percikan ludah atau dahak yang keluar saat penderitanya batuk atau bersin.
(Dinkes Kab.Tangerang/sdmk-di/ef/)
Nomor : PR/89-DINKES/III/2024
Berita Lainnya
-
17 Jun 2026
Tanamkan Hidup Sehat Sejak Dini, Dinkes Kabupaten Tangerang Gelar Kampanye CTPS di SDN Kiarapayung
TANGERANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang melalui Tim Kerja Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat sukses ...
-
10 Jun 2026
Peringatan HLUN Kabupaten Tangerang: Menuju Lansia Mandiri untuk Indonesia Berdaya
TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Tim Kerja Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan menggelar puncak peringatan ...
-
03 Jun 2026
Majalah INTAN: Informasi Seputar Kesehatan Kabupaten Tangerang Edisi Mei 2026
Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang kembali menghadirkan Majalah INTAN (Informasi Seputar Kesehatan) Edisi Mei 2026 sebagai ...
-
03 Jun 2026
Tingkatkan Kinerja TW II dan Fokus 5 Program Prioritas, Dinkes Gelar Apel Sekaligus Pelepasan Pegawai Purna Bakti
Dinas Kesehatan menggelar apel pagi pada Rabu, 3 Juni 2026, bertempat di selasar Gedung Dinas ...
-
26 May 2026
Cegah Stunting Sejak Dini, Dinas Kesehatan Gelar Workshop Pencegahan Anemia untuk Siswi
Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang melalui Tim Kerja Gizi menyelenggarakan Workshop Anemia Remaja pada tanggal 19–20 ...