Peringati HAS, Puskesmas Jalan Kutai Bagikan Bunga Mawar kepada Pengguna Jalan

MEMPERINGATI Hari AIDS Sedunia (HAS), Puskesmas Jalan Kutai di wilayah kerjanya Kecamatan Kelapa Dua bekerjasama dengan Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Bougenville Sehati menggelar Kampanye Anti AIDS dengan memberikan Bunga Mawar kepada pengendara.

Kegiatan dilaksanakan Minggu (4/12/2022), pembukaannya berlangsung di halaman Puskesmas Jalan Kutai. Acara ini disertai pembagian sedikitnya 100 Tangkai Bunga Mawar kepada pengendara yang melintas di Jalan Raya Harapan Kita dan sekitarnya.

Kepala Puskesmas Jalan Kutai, dr Maftuha Darojat, kemarin, mengatakan pelaksanaan kegiatan ini sebagai upaya pemberia informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai kewaspadaan Penyakit AIDS yang disebabkan Virus HIV.

Lalu, kepala puskesmas pun turut-serta memberikan beberapa Bunga Mawar kepada pengguna jalan yang melintas sambil menginformasikan kewaspadaan bahaya Penyakit AIDS. “Jauhi penyakitnya, bukan orangnya,” ujarnya.

Diinformasikan dr Maftuha Darojat, selain di puskesmasnya juga di seluruh puskesmas se-Kabupaten Tangerang kini sudah mampu melayani Tes Screening HIV Secara Gratis.

“Jika diperlukan, kami juga siap melakukan Mobile VCT atau kunjungan Tes Screening HIV ke tempat-tempat tertentu, sebagai upaya jemput bola,” katanya.

Dengan deteksi dini ini, diharapkan penyakit ini dapat diminimalisir. Sebab orang dengan HIV/AIDS bila rutin minum obat ARV dapat menekan virusnya sehingga tidak menularkan kepada orang lain.

BOUGENVILLE SEHATI

Sementara Ketua KDS Bougenville Sehati, Bendi Susanto, berterima-kasih kepada Puskesmas Jalan Kutai yang membantu menyukseskan kegiatan ini.

Dikatakan sedikitnya 30 Anggot KDS Bougenville Sehati mengikuti kegiatan ini. “Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat lebih teredukasi mengenai HIV/AIDS dan tidak berstigma negatif terhadap ODHA,” imbuhnya. Diinformasikan KDS Bougenville Sehati merupakan komunitas yang memiliki visi terpenuhinya kualitas hidup ODHA agar menjadi manusia yang mandiri dan mempunyai pengetahuan dalam isu HIV/AIDS sehingga terwujudnya manusia yang sehat dan kuat dalam segala hal.