Puskesmas Jayanti Lakukan Jemput-bola Pada Pelayanan BIAN & SDIDTK

PETUGAS Kesehatan Puskesmas Jayanti di wilayah Kecamatan Jayanti kembali disibukan dengan Pelayanan BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional) dan SDIDTK (Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang).

Pada kegiatan ini, para petugas kesehatan dalam memberikan pelayanannya menerapkan Pola Jemput-bola yang terbagi dalam 4 titik Pelayanan BIAN dan SDIDTK di tempat berbeda.

“Tujuannya untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Jayanti,” kata dr Sulastri, Kepala Puskesmas Jayanti, kemarin.

Untuk Pelayanan BIAN, para petugas puskesmas dibantu kader posyandu melakukan pendataan kelengkapan imunisasi balita yang ada di wilayah. Data ini penting karena saat Pandemi Covid-19 pelayanan vaksinasi terhenti sementara selama dua tahun, sehingga banyak balita yang belum terlengkapi vaksinasinya.

“Padahal kelengkapan vaksinasi bagi anak menjadi salah-satu pendukung tumbuh-kembang anak, sekaligus menjaga kekebalan tubuh anak dari penyakit,” katanya.

Sementara untuk pelayanan Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK), para petugas bekerja-sama PAUD dan TK yang ada melakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan anak didik di PAUD dan TK.

Tujuannya untuk mengetahui tumbuh-kembang anak-anak itu. Bila terlambat terdeksinya, selanjutnya akan sulit terintervensi. Bahkan bila hal itu terjadi, akan dapat mempengaruhi tumbuh-kembang anak.

Lebih lanjut diakui dr Sulastri, untuk saat ini pemeriksaan tumbuh- kembang anak oleh para petugas memang masih menggunakan cara pemeriksaan berat badan, ukur tinggi badan, ukur lingkar kepala dan lengan.

“Tetapi kegiatan itu sangat penting dilaksanakan,” pungkasnya.