Cegah Stunting, Puskesmas Bojong Kamal Gelar Program “Mama Centing”

MENCEGAH kejadian Stunting di wilayah kerjanya, jajaran petugas Puskesmas Bojong Kamal di wilayah Kecamatan Legok di setiap tahunnya sibuk menggencarkan pembinaan kesehatan para ibu hamil dan menggelar pemberian makanan tambahan (PMT) kepada ibu hamil.

Pembinaan yang digelar sendiri bermoteda edukasi dengan belajar bersama para ibu hamil yang beresiko tinggi (resri), semisal mencegah terjadi KEK (Kekurangan  Energi Kronis) dan Anemia (Hemoglobin/Hb Rendah).

Kepala Puskesmas Bojong Kamal, drg Made Kusuma Dewi, kemarin, mengutarakan kondisi ibu hamil yang resti bisa berpengaruh buruk pada kesehatan, bukan hanya bagi dirinya saja namun juga bagi janin yang dikandungnya.

“Oleh karena itu, kondisi tersebut harus dicegah sedini mungkin. Inilah yang dilakukan para petugas Puskesmas Bojong Kamal,” katanya.

Sementara materi edukasi yang diberikan, ungkap drg Made Kusuma Dewi, seputar kehamilan dan faktor-faktor pencegahan Stunting semisal peningkatan gizi ibu hamil, pemberian ASI, MPASI, KB, Kebersihan Diri, 1000 HPK dan PHBS.

Dijelaskan pula, Puskesmas Bojong Kamal dalam penanganan Cegah Stunting memiliki nama program yaitu Mama Centing (Makan Bersama Cegah Stunting). “Program ini merupakan inovasi puskesmas bersama lintas program yang dilaksanakan secara rutin.”

Kegiatan ini dilaksanakan di setiap minggu selama dua bulan, bertempat di Aula Balai Desa Bojong Kamal, dengan peserta sedikitnya 10 ibu hamil resti. “Harapan dari hasil kegiatan ini, para ibu hamil bisa menerapkan pola makan yang baik dan benar di rumah dan mengikuti aturan yang telah diberikan secara teratur,” kata drg Made Kusuma Dewi.

Bila hal ini bisa dilakukan, maka bayi yang dilahirkan bisa memiliki berat badan normal. Pada akhirnya bisa memutus mata-rantai Stunting di wilayah kerja Puskesmas Bojong Kamal,” pungkasnya.