Sosialiasi Jaminan Kesehatan Nasional

Cisoka, 12 Oktober 2017 Bertempat di aula Kecamatan Cisoka telah diadakan acara sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional. Acara yang dibuka oleh Drs. H. Arif Rahman selaku Sekcam Cisoka dalam sambutannya beliau mengatakan pentinnya kesehatan bagi seluruh warga, untuk itu beliau berpesan agar warga dapat  menjaga kesehatan baik pribadi, keluarga maupun lingkungannya.

Dalam kesempatan tersebut juga dr. Endah Dwi Putrianti selaku Kepala Puskesmas Cisoka yang baru bertugas selama kurang lebih 2 bulan berterima kasih kepada seluruh undangan sekaligus berkenalan dengan warga Cisoka. Beliau mengajak warga untuk bekerjasama dengan Puskesmas demi mewujudkan visi misi kabupaten kecamatan maupun puskesmas demi kemandirian kesehatan, agar warga cisoka mendapatkan kesehatan yang optimal. (KIS , Kartu Sehat, Jamkesda, Jamkesmas) sosialisasi ini diharapkan warga mengetahui apa itu Jaminan Kesehatan.

Acara dilanjutkan sosialiasi Jaminan Kesehatan Nasional oleh Yunarni, S.Kep dan Hany Amirudin Str.Keb dari UPT Pengelola Jaminan Kesehatan. Narasumber berpesan agar peserta yang hadir dapat menyampaikan apa yang didapat hari ini baik untuk keluarga sendiri ataupun tetangga sekitar.

Apa itu Jaminan Kesehatan ?

Jaminan berupa jaminan kesehatan agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau iurannya dibayarkan pemerintah

Jamkesda : Program jaminan kesehatan Masyarakat Daerah yang pembiayaannya bersumber dari APBD. Peserta Jamkesda adalah Masyarakat miskin atau tidak mampu diluar peserta JKN (PBI) yang berdomisili di Kabupaten Tangerang.

Ada beberapa bentuk jaminan yang ada di Indonesia salah satunya adalah Kartu Indonesia Sehat ( KIS ) kartu KIS ada 2 (dua) macam yaitu KIS ABPN yang merupakan pendanaan dari pusat dan KIS APBD yang pendanaannya dari anggaran Daerah  yang awalnya dari kartu sehat Kabupaten Tangerang. KIS APBD ini dinilai lebih tepat sasaran dikarenakan hasil dari pendataan yang terintegrasi antara Dinkes, Puskesmas, Dinkesos dan Disdukcapil. Bagi masyarakat yang belum memiliki jaminan masih bias memanfaatkan SKTM (surat Keterangan Tidak Mampu) yang berbentuk surat yang di urus ke Dinas Kesehatan.

Kartu Sehat Kabupaten Tangerang  : yang selanjutnya disebut kartu sehat adalah kartu identitas yang diberikan oleh pemerintah Kabupaten Tangerang untuk masyarakat miskin (kurang mampu) yang selanjutnya di iintegrasikan menjadi menjadi KIS. Proses Mekanisme Kartu KIS APBD ( pendataan ulang peserta KS oleh Puskesmas, Dinkes mengumpulkan data dari pkm, diserahkan ke dinkesos, dinkesos dilanjutkan ke disdukcapil untuk menyeleksi dari kartu KK, lalu diserahkan ke BPJS dari BPJS diseleksi ulang apakah data tersebut sudah ada jaminan atau belum.

About

You may also like...

Comments are closed.