Puskesmas Pasarkemis Gencarkan Kewaspadaan TBC

PASARKEMIS – Petugas Kesehatan Puskesmas Pasarkemis bertekad akan terus melakukan pembinaan kepada para kader kesehatan dan masyarakat tentang pencegahan penyakit TBC.

Pembinaan dimaksud akan dilakukan petugas ke setiap desa pada saat kegiatan penimbangan bayi dan balita di posyandu, semisal saat acara posyandu di  Desa Sindangsari, Kecamatan Pasarkemis, Kamis (13/10/2016). Tujuannya memberi pemahaman dan pengenalan gejala penyakit TBC kepada masyarakat.

Sehingga bila ditemukan ada keluarga atau anggota masyarakat diduga terjangkit TBC, para kader kesehatan bisa segera mengantarkan pasien untuk berobat di puskesmas.

dr Istianah, Pemegang Program TB Paru pada Puskesmas Pasarkemis, menjelaskan dalam pemahaman dan penyuluhan TBC, masyarakat dikenalkan tentang beberapa gejala penyakit ini, di antaranya: (1) Selama 3 minggu mengalami batuk berdahak terus-menerus; (2) berkeringat di malam hari karena hal yang tidak jelas; (3) Di setiap hari badan terasa lemas, kurang bergairah, dan nafsu makan berkurang; (4) Batuk yang berdahak disertai darah; (5) Rasa sakit di dada serta mengalami sesak nafas yang berkelanjutan.

Bila ada anggota masyarakat mengalami gejala-gejala di atas, walaupun baru pada tahap 1 dan 2, diharapkan segera berobat ke puskesmas, jangan sampai memasuki tahapan gejala 3, 4 dan 5, sehingga menjadi berpenyakit TBC.

Sebab bila sudah sampai terkena penyakit TBC, si penderita harus mendapat pengobatan khusus dengan meminum obat secara teratur dan mewaspadai bisa menulari keluarga atau orang di sekitarnya, ucap Istianah.

About

You may also like...

Comments are closed.