Terus Dieratkan Kemitraan Puskesmas Kosambi-Paraji

KOSAMBI – Mencegah terjadinya kematian ibu melahirkan, Puskesmas Kosambi mengajak paraji di wilayah kerjanya agar tak lagi memberi bantuan persalinan kepada ibu hamil. Para paraji diminta untuk membawa ibu hamil yang akan melahirkan ke puskesmas.
Pesan ini terus disampaikan kepada para paraji dalam pertemuan berkala setahun 2 kali yang digelar Puskesmas Kosambi dengan paraji yang ada di wilayahnya kerjanya.
Semisal yang dilakukan dalam pertemuan kemitraan yang dilangsung di aula puskesmas itu pada pekan kedua Oktober 2016.
Dalam pertemuan kemitraan yang dihadiri 9 paraji, puskesmas menghadirkan narasumber dari dokter puskesmas dan bidan desa, yang kembali memaparkan fakta-fakta kesehatan penting agar ibu melahirkan harus dibawa ke puskesmas, tidak boleh lagi ditangani paraji untuk mencegah resiko kematian.
dr Hendra Tarmizi, Kepala Puskesmas Kosambi, Rabu (12/10), mengakui kegiatan ini sebagai penyegaran dalam menjalin hubungan baik antara petugas kesehatan dengan para paraji di wilayah Kosambi. “Pertemuan ini bisa mempererat hubungan kita dalam membantu orang ibu melahirkan.”
Dikatakan saat ini tidak ada lagi pembenaran ibu melahirkan dibantu paraji tetapi harus dibantu petugas kesehatan dan dokter di puskesmas. Ini dilakukan untuk menurunkan angka kematian saat ibu melahirkan.
Dia bersyukur para paraji di wilayah kerjanya telah memahami ajakan yang disampaikan puskesmas.

About

You may also like...

Comments are closed.