Sukses Bina Asupan Gizi Balita Puskesmas Rajeg

RAJEG – Memberikan pengetahuan kesehatan anak dan pencegahan gizi buruk kepada masyarakat, Puskesmas Rajeg sejak bulan Juni terus melakukan pembinaan kepada masyarakat di wilayah-wilayah kerjanya, semisal pada saat kegiatan posyandu atau saat acara pertemuan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi prioritas mengingat masyarakat masih perlu ditingkatkan pengetahuannya tentang asupan gizi terbaik bagi balita. Diakui di sejumlah wilayah masih ada balita ditemukan dengan  berkategori bergizi kurang.

Oleh karena itu, para petugas gizi dan bidan desa kini menggencarkan pembinaan kepada para ibu balita mengenai cara memberikan asupan makanan yang mengandung gizi pada anak, papar Saffya AMG, Petugas Gizi Puskesmas Rajeg, Kamis (29/9/2016).

“Selama ini ada sejumlah orangtua balita kurang memperhatikan masalah asupan gizi anaknya. Mereka masih berpandangan yang penting balitanya mau makan, tak terlalu peduli soal asupan gizinya,” ungkapnya.

Diakui awalnya masih terdata banyak balita bergizi kurang di wilayah kerja Puskesmas Rajeg, namun dengan pembinaan intensif di setiap desa, kini balita-balita itu mulai meningkat status gizinya. Saat ini, hanya tersisa beberapa balita yang harus mendapat penangan khusus untuk dinaikkan status gizinya.

Pri Helga Ismiati SKM MKM, Kepala Puskesmas Rajeg, menambahkan hampir di setiap desa kini para orangtua balita bersemangat mengikuti pembinaan gizi balita. Di lokasi pembinaan, para orangtua balita bisa berkonsultasi tentang tumbuh-kembang balitanya, baik dari cara asupan makanan, cara masak dan penyajiannya.

Dijelaskan pula mengenai pemakaian popok yang baik dan benar kepada balita agar tidak menimbulkan alergi atau tumbuh jamur pada kulit pangkal paha. Dari pembinaan ini, para orangtua mulai memahami dan mau menerapkan pengetahuannya dalam memberikan asupan gizi yang seimbang pada balitanya.

About

You may also like...

Comments are closed.