Daily Archives:August 16, 2016

Bypkmcisoka

PKK & Organisasi Wanita Pelopor Pemanfaatan ASI

TANGERANG – Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bekerja-sama TP PKK Kabupaten Tangerang menggelar workshop Pekan ASI bagi PKK dan Organisasi Wanita se-Kabupaten Tangerang di Aula RSU Tangerang, Selasa (2/8/2016).

Workshop dengan mengambil tema “Ibu Menyusui Sampai 2 Tahun Lebih Hemat, Anak Sehat dan Cerdas, Dalam Rangka Mewujudkan Keluarga Sejahtera” dengan narasumber Dr. dr. Shirley Ivone MM.Kes dengan materi Gerakan Penyelamatan Ibu Melahirkan dan Bayi Baru Lahir di Kabupaten Tangerang dan narasumber Rita Ramayulis DCN Mkes dengan materi Gizi Ibu Hamil Bayi dan Balita.

drg. Hj. Naniek Isnaini Lestari MKes, selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, mengutarakan kegiatan ini dilaksanakan untuk mengajak para ibu di wilayah Kabupaten Tangerang untuk mau menyusui anaknya secara maksimal.

Sebab ASI merupakan sumber nutrisi yang lengkap bagi bayi, karena komposisi yang terkandung di dalam ASI menunjang tumbuh-kembang bayi dengan baik, di antaranya terdapat kandungan antibodi alami yang dapat membantu mencegah infeksi dan gangguan kesehatan pada bayi.

Diharapkan para peserta workshop ini dapat menjadi pelopor dalam membantu mensosialisasikan pentingnya pemberian ASI pada bayi baru lahir hingga berusia 24 bulan.

Bypkmcisoka

49 Wanita Ikuti IVA Tes di Puskesmas Jalan Emas

KELAPA DUA – Antusias para wanita mengikuti IVA Tes di Puskesmas Jalan Emas, Kecamatan Kelapa Dua, terkategori tinggi. Tercatat sebanyak 49 wanita mengikuti IVA Tes yang digelar Dinkes Kabupaten Tangerang bekerja-sama BPJS.

Hj Nasriah SST, Pemegang Program IMS dan HIV/AIDS Puskesmas Jalan Emas, Selasa (9/8/2016), bersyukur layanan IVA Tes yang diberikan spesial untuk memeriahkan HUT ke-71 Kemerdekaan RI mendapat sambutan hangat warga.

Diakui pada awalnya banyak wanita ragu mengikuti tes ini, tetapi setelah diberikan penjelasan secara gamblang, mereka pun akhirnya memahami pentingnya mengikuti pemeriksaan IVA Tes, maka banyak yang datang mengikuti tes ini.

“Puskesmas Jalan Emas sendiri di setiap harinya memberikan pelayanan IVA Tes, bukan hanya pada saat safari seperti ini saja,” paparnya.

dr Hj Meijiwati Balini, Kepala Puskesmas Jalan Emas, menjelaskan dalam pemeriksaan IVA Tes digunakan spekulum yang mampu melihat serviks yang diulas dengan asam asetat 3-5% pada lesi prakanker yang akan membuahkan hasil pemeriksaannya secara akurat.

Bypkmcisoka

Meriahkan HUT RI, Digelar IVA Tes Bagi Ratusan Wanita

TIGARAKSA – Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bekerja-sama BPJS Cabang Tangerang dalam memeriahkan HUT ke-71 RI menggelar Safari IVA Tes yaitu tes mendeteksi dini penyakit kanker leher rahim (kanker serviks) kepada ratusan wanita di 10 puskesmas selama 3 hari, 9-11 Agustus 2016.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberi pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan terkait pencegahan terjangkit kanker leher rahim atau kanker serviks dan melakukan deteksi dini penyakit itu. Deteksi dininya sendiri dapat dilakukan melalui Papsmear atau IVA (Inspeksi Visual Asam) Tes.

Sesuai agenda kerja dalam Jadual Kegiatan Pemeriksaan IVA Tes yang diterbitkan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, kegiatan pemeriksaan IVA Tes dilaksanakan di 10 puskesmas, s.b.b: Pertama, pada tanggal 9 Agustus digelar IVA Tes di Puskesmas Sindang Jaya sebagai pencanangan deteksi dini pemeriksaan kanker leher rahim yang diresmikan Ibu Wakil Bupati adapun pemeriksaannya 43 orang IVA test dan 26 orang papsmear, selanjutnya  Puskesmas Kresek, dan Puskesmas Jalan Emas.

Kedua, Tanggal 10 Agustus digelar IVA Tes di Puskesmas Cisoka, Puskesmas Pagedangan, dan Puskesmas Pasirnangka. Ketiga, Tanggal 11 Agustus digelar IVA Tes di Puskesmas Sepatan, Puskesmas Curug, Puskesmas Mauk dan Puskesmas Balaraja.

Target kedatangan kaum wanita yang akan memeriksakan IVA Tes di masing-masing puskesmas sebanyak 50 wanita.

Pelaksanaan kegiatan ini sendiri sebagai upaya memberi layanan kesehatan kepada kaum wanita agar tak terkena kanker serviks dengan mengikuti deteksi dininya. Berdasar telaah di wilayah Kabupaten Tangerang masih ada sejumlah wanita yang terkena penyakit kanker serviks.

Lebih memprihatinkan lagi, para penderita itu enggan memeriksakan kondisinya karena malu, kurangnya pengetahuan tentang penyakit kanker serviks, takut menerima kenyataan hasil pemeriksaan yang dihadapi, takut sakit pada saat pemeriksaan, dan kurang mendapat dorongan dari suami.

Padahal penyakit ini bila dibiarkan bisa menyebabkan kematian. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan ini sebagai pemberian pemahaman dan pencegahan terjangkit kanker serviks kepada kaum wanita di wilayahnya.

Untuk suksesnya kegiatan, sebelum pelaksanaan kegiatan para bidan desa, petugas puskesmas, dan kader posyandu, melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mengikuti IVA Tes, khususnya bagi wanita yang memiliki gejala terkena kanker serviks.

 

Deteksi IVA Tes

Deteksi dini kanker leher rahim memakai IVA Tes sebagai alternatif melakukan memeriksa daerah yang tidak bisa dijangkau oleh Papsmear. IVA Tes dilakukan dengan cara mengolesi leher rahim dengan asam asetat yang diencerkan untuk melihat tanda-tanda lesi prakanker (tahapan sel-sel berubah menjadi sel-sel buruk yang berpotensi menjadi kanker).

Hasilnya sendiri bisa dilihat langsung saat itu juga, sehingga dapat diambil keputusan cepat mengenai penatalaksanaannya.

Selain mudah dan terjangkau, IVA Tes juga memiliki akurasi yang sangat tinggi (90%) dalam mendeteksi lesi atau luka prakanker. Namun, IVA harus dikerjakan oleh dokter atau bidan yang sudah mendapat training.