Poli IMS Puskesmas Cisoka Siap Sedia Bantu Pasien

CISOKA – Poli Infeksi Menular Seksual (IMS) Puskesmas Cisoka siap sedia memberi bantuan pemeriksaan kepada masyarakat yang akan memeriksakan kesehatannya terkait kasus sindrom penyakit seksual yang diderita.

dr Umi Hani, Pemegang Program IMS pada Puskesmas Cisoka, Selasa (3/5), menjelaskan memeriksakan kesehatan terkait IMS sangat penting dilakukan masyarakat agar dirinya tak lagi terganggu kesehatannya disebabkan hubungan seksual  dengan penderita IMS sebelumnya.

Petugas di poli ini siap memberikan pelayanan pemeriksaan kepada masyarakat, baik di dalam gedung maupun pemeriksaan penjangkauan. Bahkan secara terjadual, puskesmas pun memberikan penyuluhan ke sekolah-sekolah dan tempat lokalisasi.

Berdasar data Puskesmas Cisoka, masyarakat yang datang memeriksakan kesehatannya terkait IMS, di tahun 2015 tercatat 59 orang dan di tahun 2016 sampai akhir April tercatat 19 orang.

Keluhan kasusnya sendiri serupa, yaitu mereka datang membawa sindrom (gejala) IMS. Para petugas setelah melakukan pemeriksaan, lalu memberikan obat berupa pil untuk diminum secara teratur oleh pasien.

Bila setelah dua pekan obat diminum tetapi tidak memberhentikan cairan yang keluar dari alat kelamin, maka pasien akan diberikan rujukan ke Puskesmas Balaraja untuk mendapat penanganan yang lebih intensif dengan melakukan pemeriksaan lebih khusus.

Dari banyaknya kunjungan pasien, hanya 2 orang yang dinyatakan positif IMS dan hingga kini masih dalam perawatan puskesmas. Keduanya secara rutin datang di setiap bulannya untuk mendapatkan obat dari puskesmas.

Kedua orang tersebut sendiri, ungkap Umi, terkena penyakitnya dari Jakarta pada tahun lalu dan telah mendapat surat dokter. Puskesmas hanya menindak-lanjuti pemberian obatnya agar penyakit tersebut tidak menulari orang lain yang bisa menular melalui hubungan seksual.

About

You may also like...

Comments are closed.