Puskesmas Pagedangan Gelar Edukasi Gizi Seimbang & Penyuluhan PHBS

MENINGKATKAN pengetahuan Gizi dan PHBS masyarakat Desa Karang Tengah, Tim Kesehatan Puskeskesmas Pagedangan dalam lintas programnya menggelar kegiatan Edukasi Gizi Seimbang dan Penyuluhan PHBS.

Acara digelar  belum lama ini berlangsung di Ruangan Pos Gizi Desa Karang Tengah. Hadir para ibu pemilik balita dan kader kesehatan. Menyadari antusias peserta membuat dr Riris Tarihoran M.MKes, Kepala Puskesmas Pagedangan, senang dan bersyukur.

Ternyata pula, para ibu pemilik balita yang hadir sebagian besarnya adalah para ibu muda yang mengaku membutuhkan pengetahuan tentang tata-cara memberikan asupan gizi yang seimbang kepada balitanya sehingga bisa sehat dan cerdas.

Kepala Puskesmas Pagedangan menjelaskan untuk mendapatkan pola makan dan gizi seimbang pada pertumbuhan balita, tidak harus mewah dan makanan yang mahal. “Cukup dengan menyediakan makanan dan sayur sederhana saja, namun memberikan asupan gizi protein dalam tubuh bayi yang seimbang sesuai umur.”

Sementaradalam Penyuluhan PHBS, dijelaskan tentang 10 Indikator Rumah Tangga Yang Sehat. Terinci: (10 Persalinan ditolong oleh tenaga medis; (2) Memberikan ASI Eksklusif; (3) Menimbang bayi atau balita; (4) Menggunakan air bersih.

Lalu, (5) Mencuci tangan di air mengalir memakai sabun; (6) Menggunakan jamban sehat; (7) Memberantas jentik nyamuk di rumah; (8) Makan buah dan sayur; (9) Melakukan aktifitas olahraga setiap harinya, minimal 30 menit; (10) Tidak merokok di dalam rumah.

Diharapkan dr Riris Tarihoran M.MKes dari hasil kegiatan ini, ibu-ibu yang hadir bisa mengestafetkan pengetahuan tentang gizi kepada keluarga, tetangga, dan lingkungan terdekatnya, agar mereka bisa mengetahui pentingnya pemberian gizi dalam tumbuh-kembang balita dan menjaga agar terhindar dari gizi kurang, terlebih gizi buruk.

“Selain itu, tidak kalah pentingnya masyarakat pun harus menjaga kebersihan diri dan lingkungannya dengan melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di rumah dan lingkungannya masing-masing,” katanya.

Diingatkan peran-serta dan aktifitas kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan  sangat dibutuhkan. “Tanpa ada campur-tangan masyarakat, program ini akan sulit mencapai keberhasilannya, pungkasnya.