Puskesmas Kelapa Dua Tak Akan Lelah Gelar Rapid-tes Cegah Sebaran Covid-19

MESKIPUN cukup menguras tenaga, Petugas Kesehatan Puskesmas Kelapa Dua tidak akan merasa kelelahan untuk berupaya secara maksimal memutus mata-rantai penularan Virus Covid-19 dengan rajin menggelar rapid-tes.

Kegiatan bernilai positif ini, di antaranya dilakukan kepada pedagang dan pengunjung pasar-pasar tradisional, tempat-tempat keramaian, sampai belum lama ini membuka layanan rapid-tes bagi masyarakat yang dilaksanakan di Ruang Rapat Gedung Puskesmas Kelapa Dua.

Layanan diiberikan selama 6 hari, mulai 11 Oktober sampai 16 Oktober 2020, mulai pukul 08.00-12.00. hasilnya, dari 500 orang yang mengikuti Rapid-tes terdapat 25 orang Reaktif Covid-19 yang segera mendapat penangannya.

Bagi 25 warga yang Reaktif Covid-19 segera diminta melakukan Isolasi Mandiri dan dijadwalkan untuk mengikuti Swab-tes ke RSU Tangerang dan Labkesda Provinsi Banten.

Kepala Puskesmas Kelapa Dua, dr Tri Retno Wulandari, kemarin, mengutarakan kegiatan ini didahului dengan menyebarkan informasi bagi masyarakat yang ingin mengikuti Rapid-tes melalui broadcast WA kader kesehatan, WA grup RT/RW, WA grup masyarakat perumahan, serta menawarkan pasien dan keluarganya yang berkunjung ke puskesmas untuk mengikuti Rapid-tes.

“Saya mengucapkan terima-kasih kepada warga Kelapa Dua yang turut berpartisipasi dalam melakukan pemutusan mata-rantai Covid-19 ini,” katanya.

Diakui dr Tri Retno Wulandari, tanpa ada dukungan dari masyarakat dalam melakukan pemutusan sebaran Virus Covid-19, rasanya akan sulit mencapai keberhasilan.

Sisi lainnya, ungkap kepala puskesmas ini, “kami sebagai pelaksana tugas kesehatan masyarakat hanya bisa membantu penanganannya, namun untuk pencegahan harus datang dari kesadaran masyarakat sendiri.”

Di antaranya secara ketat menjalankan Protokol Kesehatan Covid-19 berupa aktivitas 3-M yaitu memakai masker saat keluar rumah, menjaga jarak saat bersosialisasi di luar rumah, dan mencuci tangan pakai sabun di air mengalir seusai keluar rumah.