Puskesmas Mauk Terus Konsentrasi Hentikan Kebiasaan Masyarakat BABS

PETUGAS Kesehatan Lingkungan (Kesling) Puskesmas Mauk terus berupaya melakukan perubahan perilaku masyarakat agar tak lagi melakukan kebiasaan buang air besar sembarangan (BABS) karena tak sehat dan menyehatkan lingkungan.

Upaya itu dilakukan petugas dengan terus-menerus melaksanakan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan pendekatan budaya dan sosialisasi secara gencar.

Bahkan sekarang ini sosialisasi itu dilakukan bareng dengan program pendampingan 5 pilar STBM. Yaitu: (1) Stop buang air besar sembarangan; (2) Cuci tangan pakai sabun; (3) Pengelolaan air minum dan makanan dengan aman; (4) Pengelolaan sampah dengan aman; (5) Pengelolaan limbah cair rumah tangga dengan aman.

Kepala Puskesmas Mauk, dr Taufit Wirawan, Jumat (9/10/2020), menuturkan terkait program-program di atas saat ini pihak puskesmas bersama masyarakat tengah melakukan pembangunan jamban sehat untuk 20 KK di 20 titik lokasi.

“Diharapkan dari hasil kegiatan ini, nantinya masyarakat bisa membiasakan diri untuk tidak BABS, rajin mencuci tangan pakai sabun baik sebelum dan sesudah makan, terlebih setelah keluar rumah dan memegang benda apapun di luar,” jelasnya.

Yang lebih diutamakan, tekan dr Taufit Wirawan, masyarakat bisa melaksanakan dan mematuhi 5 pilar STBM dengan penuh kesadaran sendiri, “sehingga bisa hidup bersih dan sehat.”