Puskesmas dan Camat Tigaraksa Beri Kepedulian Tingkatkan Gizi Balita

KERJA-sama yang baik diperlihatkan Puskesmas Tigaraksa dengan Kecamatan Tigaraksa dalam menangani masalah gizi kurang dan gizi buruk balita di wilayah Tigaraksa dengan pengharapan ke masa depannya akan meminimalisir kasus gizi tersebut.

Kegiatan kerja-sama ini diperlihatkan pada akhir Juli 2020, dengan Kepala Puskesmas Tigaraksa bersama tim kesehatan dan Camat Tigaraksa mengunjungi rumah-rumah warga yang balitanya kedapatan bergizi kurang dan gizi buruk.

Salah-satunya ke rumah orangtua Tegar Arya, yang lahir prematur dari rahim Ny Yanti dengan berat hanya 1,9 kilogram. Keluraga ini tinggal di lingkungan RT 02/RW 04 Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa, yang kini balitanya sudah berusia 2 tahun 2 bulan.

Drs Hj Rahyuni, Camat Tigaraksa, mengutarakan pihak kecamatan memang akan terus mencari balita yang kekurangan gizi dan gizi buruk bersama pihak puskesmas. Ini kebijakan untuk menemukan kasus kurang gizi balita sekaligus memperbaiki gizinya.

“Di antaranya  dengan memberikan makanan tambahan…” ucap camat

Sementara drg Hj  Eko Hartati MARS, Kepala Puskesmas Tigaraksa, menjelaskan Tegar Arya sebenarnya sudah dalam kebijakan pengawasan para petugas gizi puskesmas. “Karena dia sejak lahir di RSU Balaraja prematur dengan berat-badan 1,9 Kilogram.”

Terkait itu, tim puskesmas terus melakukan pemantauan dan pemberian makanan tambahan untuk dapat meningkatkan gizi Tegar Arya dan keluarganya. Namun, karena situasi dan kondisi perekonomian keluarganya yang pas-pasan, terlebih ada Pandemi Covid-19, akhirnya menjadi agak terganggu perbaikan gizinya. 

“Diharapkan orangtua Tegar Arya bisa mendukung program peningkatan gizi anaknya setelah mendapat pembinaan dan penyuluhan dari tim gizi kami,” pungkas drg Hj  Eko Hartati MARS.