Puskesmas Kresek Lakukan Validasi Data Status Gizi Balita di 3 Desa

PETUGAS Puskesmas Kresek sampai saat ini masih terus melakukan validasi status gizi balita, baik balita bergizi kurang dan balita stunting. Kegiatan dilakukan di 3 desa yaitu Desa Kemuning, Desa Kresek dan Desa Renged dengan sasaran pada 312 balita.

Selanjutnya dari hasil validasi ini, puskesmas akan menskrining kembali dengan pemilahan dan pengelompokannya. Tujuannya untuk memudahkan menggelar intervensi dalam pengobatan dan pemberian makanan tambahan.

Kepala Puskesmas Kresek, dr Ahmad Royani, Rabu (8/7/2020), mengutarakan dalam pelaksanaan kegiatannya pihak puskesmas pun membarenginya dengan memberikan penyuluhan tentang pola asuh anak, pemberian makanan tambahan pada balita, pengukuran berat dan tinggi badan, serta tata-cara memberikan ASI yang baik dan benar.

Lalu diingatkan pula, di masa Pandemi Covid-19 yang membuat kegiatan perekonomian terbatas, petugas memberikan tips makan sederhana namun tidak menurunkan nilai gizi seimbang dalam tubuh anak. “Ini salah-satu cara untuk tetap menjaga dan mengedepankan kesehatan.”

Selain memvalidasi status gizi dan stunting, ungkap dr Ahmad Royani, para petugas juga melakukan pembinaan kepada para penyehat tradisional (tukang urut) dengan tujuan agar mereka bisa melakukan pekerjaannya dengan benar.

Selain itu, para tukang urut pun didata untuk mengetahui berapa banyak warga yang memiliki keahlian mengurut tubuh untuk kesehatan itu, pungkas dr Ahmad Royani.