Permintaan Layanan Poli-poli Turun, Kecuali Layanan Persalinan

PELAYANAN kesehatan masyarakat di Puskesmas Kutabumi, Kecamatan
Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, di masa Pandemi Covid-19 terjadi
penurunan permintaan di hampir setiap poli.
Namun untuk PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar),
penurunannya terjadi tidak secara drastis, bahkan masih bisa dikatakan
stabil, dengan rata-rata pelayanan persalinan mencapai 15-20 pasien ibu
hamil di setiap bulannya.
Kepala Puskesmas Kutabumi, drg Cristina Hendar M, belum lama ini,
menjelaskan untuk pelayanan PONED tetap pihak puskesmas
melaksanakannya dengan menerapkan protokol kesehatan.
Di antaranya pasien yang akan melahirkan diperiksa terlebih dahulu suhu
tubuhnya dan pasien pun mengikuti rapid tes. “Ini adalah salah-satu upaya
penjagaan kesehatan ibu, janin yang dilahirkan, dan petugas yang
membantu melahirkan.”
Apabila pasien setelah dites rapid menjadi terduga gejala Covid-19, maka
segera dirujuk ke rumah sakit infeksi untuk perawatan lebih lanjut dan
sebagai upaya mengurangi resiko yang tidak diinginkan, ditambahkan
Jurniasih S.Sit, Kepala TU Puskesmas Kutabumi.
Dijelaskannya untuk pelayanan kesehatan di poli poli memang berkurang
jauh karena masyarakat mematuhi himbauan puskesmas untuk tidak
datang ke puskesmas bila tidak emergency.
Kalau sakitnya biasa ditangani di rumah, seru Jurniasih S.Sit, tak perlu
datang ke puskesmas sebagai bagian dari upaya pencegahan paparan
Virus Covid-19.
“Tetapi kalau terpaksa harus datang berobat ke puskesmas, ya pasien
diwajibkan mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.