Puskesmas Balaraja Tanggap PE Lokasi Terlapor Suspect Covid-19

SIKAP cepat-tanggap dilaksanakan petugas Puskesmas Balaraja bersama Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang saat menerima informasi adanya suspeck Covid-19 di wilayahnya.

Walau yang terlaporkan adalah suspeck Covid-19 dalam tahap PDP dan OTG,  tetapi langsung dilakukan penyelidikan epidemiologi (PE) pada kawasan supect tersebut. Sesuai keterangan laporan suspect Covid-19 tercatat ada di beberapa wilayah.

“Langkah cepat-tanggap ini dilakukan agar tidak ada penyebaran Virus Covod-19 yang berkelanjutan,” tutur drg Lely Aryuni, Kepala Puskesmas Balaraja, Selasa (12/5/2020).

Kegiatan PE misalnya dilakukan  di kawasan terbatas Desa Saga yang terkaporkan ada 8 suspect Covid-19. Namun setelah dilakukan rapid test, hasilnya 3 orang terkategori Reaktif Covid-19. Di Desa Sentul Jaya dilakukan rapid test 3 orang dengan hasil 1 orang Reaktif Covid-19.

Lalu di Desa Talaga Sari, dari 3 orang di-rapid test, hasilnya ketiganya negatif Covid-19, begitupun rapid test kepada 1 orang di Kelurahan Balaraja yang hasilnya negatif Covid-19.

Kepala Puskesmas Balaraja menjelaskan belum lama ini pihaknya juga melakukan PE di Perumahan Villa Balaraja dengan sasaran 165 orang. Hasilnya semua peserta test negatif Covid-19.

Semua kegiatan di atas, ungkap drg Lely Aryuni, dilakukan sebagai upaya untuk segera dan tanggap melaksanakan pemutusan mata- rantai Covid-19.

“Bila memang benar ada suspect Covid-19, maka harus dengan segera ditemukan kasusnya dan secepatnya dilakukan tindakan untuk mengatasi sehingga tidak ada penularan,” katanya.

Sementara bagi orang yang setelah di-rapid test dan dinyatakan Reaktif Covid-19, maka orang itu segera mendapat penanganan dan dianjurkan melakukan isolasi diri di rumah.

Sementara keluarga diminta bisa melakukan pembatasan interaksi diri dengan anggota keluarganya yang dinyatakan reaktif, agar tidak terjadi penularan.

“Dalam hal ini petugas puskesmas pun turut melakukan pemantauan si penderita dan keluarganya,” pungkas drg Lely Aryuni.