Digelar Evaluasi Pencatatan SPM Bayi Baru Lahir & Balita di Puskesmas

MENINGKATKAN pengawasan dan pengamatan pada Angka Kesehatan Bayi dan Angka Kematian Bayi Baru Lahir, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan Evaluasi Pencatatan SPM Bayi Baru Lahir dan Balita.
Kegiatan dilaksanakan Seksi Kesehatan Keluarga pada Bidang Kesehatan Masyarakat dengan peserta para dokter umum dan pengelola program anak berlangsung di Aula Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Jumat (8/2/2020).
Tampil narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten, terdiri dari Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dengan materi Bayi Baru Lahir dan SPM, dan Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi dengan materi Pencatatan Program.
Kepala Seksi Kesehatan Keluarga, dr Hj Sri Indriyani, mengutarakan pencatatan data angka kesehatan bayi dan angka kematian bayi baru lahir sangat penting untuk dimanfaatkan merumuskan program pembinaan dan pencegahannya di puskesmas-puskesmas.
Penanganan yang sesuai capaian SPM bayi baru lahir dan balita di puskesmas, memang menjadi tanggung-jawab para pemegang program anak dan dokter umum puskesmas-puskesmas, katanya.
“Oleh karena itu, harus diutamakan pemeriksaan klinis bayi baru lahir di neonatal exsensial dan untuk balita sehat dan balita sakit yang harus dicek indikatornya oleh dokter umum dan pengelola pragram,” papar dr Hj Sri Indriyani.
Terkait itu, diharapkan dari hasil kegiatan ini, nantinya para pengelola program anak di puskesmas dapat menguasai dalam membuat SPM. Untuk dokter umum dan pengelola program pun diwajibkan memiliki kemampuan dalam memberikan pelayan pemeriksaan sesuai standar indikator SPM bayi baru lahir dan balita, ucapnya.