Puskesmas Jambe Tangani 4 Warga Terkena DBD Pasca Banjir

LAGI, aksi cepat-tanggap diperlihatkan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Kali ini dilakukan Tim Kesehatan Puskesmas Jambe yang cepat-tanggap menangani kasus DBD yang diderita 4 warga Desa Ancol Pasir.

Petugas setelah menerima informasi adanya kasus DBD pasca banjir, langsung mendatangi lokasi dan memeriksa keempat terduga DBD. Setelah yakin positif DBD, petugas langsung membawa mereka ke rumah sakit rujukan.

Lalu para petugas melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) di 100 rumah sekitar rumah korban DBD. Para petugas juga melakukan pemeriksaan jentik di wilayah tersebut dengan hasil tidak ditemukan jentik.

Kepala Puskesmas Jambe, dr Astrid, menjelaskan untuk saat ini semua pasien yang terkena DBD sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya masing masing untuk melakukan pemulihan.

“Namun petugas kesehatan puskesmas tetap melakukan pemantauan kepada 4 pasien tersebut. Selain itu, lingkungan di sekitar rumah korban diberikan Abate Tetes,” katanya.

Diharapkan peran-serta seluruh masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan melakukan bersih-bersih rumah dan lingkungan, serta menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Terlebih saat ini musim hujan, sehingga banyak air yang menggenang di tempat-tempat yang memudahkan nyamuk Aedes Aegypti berkembang-biak,” kata dr Astrid.

Diingatkan pula, dukungan dan kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan pasca banjir bisa mencegah datangnya penyakit DBD, Leptospirosis, Gatal-gatal, Diare dan penyakit lainnya.