Dinkes-RSU Gelar Seminar Cegah HIV dan Layanan Simonik Jelita

DINAS Kesehatan Kabupaten Tangerang bekerjasama RSU Tangerang menggelar Seminar Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak serta Launching Simonik Jelita (Sistem Informasi Mobiel Klinik dan Informasi Pelayanan Data).

Acara dilaksanakan di Aula Lantai III RSU Tangerang, Rabu (18/12/2019) dengan dihadiri Sekda Kabupaten Tangerang, Dirjen P2P Kementrian RI, Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, PMI Provinsi Banten,  Direktur RSU se-Tangerang Raya, para kepala puskesmas dan tim penjangkau.

Direktur RSU Tangerang, drg Hj Naniek Isnaeni Lestari M.Kes, mengutarakan kegiatan ini menjadi salah-satu kegiatan dari rangkaian perayaan HUT Ke-76 Kabupaten Tangerang. “Tujuannya untuk mengajak para penderita HIV mau melakukan pengobatan.”

Dengan pengobatan, dikatakan, akan dapat ditekan jumlah angka penderita HIV. Sampai saat ini penderita HIV aktif yang datang berobat berjumlah 926 orang, di antaranya 27 ibu hamil.

Untuk itu, kata drg Hj Naniek Isnaeni Lestari M.Kes, sangat dianjurkan para ibu hamil melakukan pemeriksaan kesehatan dirinya. Jika diketahui sejak dini terindikasi terjangkit HIV, maka penularan kepada bayinya dapat diatasi.

Yaitu dengan pemberian anti virus dan setelah melahirkan 2 pekan pertama diberikan ARV. “Maka akan terputus mata-rantai penularan HIV-nya,” kata drg Hj Naniek Isnaeni Lestari M.Kes.

Namun bila tidak dapat terdeteksi sejak dini, maka dapat dipastikan saat melahirkan bayinya akan positif HIV.

KLINIK BUGENVIL

Saat ini, tambah drg Hj Naniek Isnaeni Lestari M.Kes, RSU Kabupaten Tangerang telah memiliki Klinik Bugenvil sebagai klinik yang memberi pelayanan IMS (Infeksi Menular Seksua), yang buka sepekan tiga hari, yaitu pada Hari Senin, Selasa dan Kamis.

Rencananya di tahun depan, RSU pun akan membuka Klinik TB yang sudah kebal obat. “Di sini kita akan memberikan integrasi pelayanan, misalnya orang TB kita akan periksa apakah tidak menderita HIV atau sebaliknya.”

SIMONIK JELITA

Sementara dr H Hendra Tarmizi, Kepala Bidang P2P pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, menjelaskan untuk pelayanan Simonik Jelita (Sistem Inflasi Mobiel Klinik dan Jejaring Informasi Data), pelayanan ini akan memberi kemudahan kepada tim penjangkau dari LSM mencari penderita HIV di lapangan.

Dalam sistem, para tim penjangkau HIV tinggal meng-klik data, mereka sudah bisa masuk ke data informasi penderita HIV di setiap puskesmas di wilayah Kabupaten Tangerang dan rumah sakit umum. Selanjutnya, mereka bisa memferivikasi data update-nya ke puskesmas.

Lebih lanjut disampaikan sistim ini baru diterapkan dan satu-satunya ada di Kabupaten Tangerang. Aplikasi ini dapat digunakan oleh LSM tim penjangkau, puskesmas, jajaran dinas kesehatan, dan masyarakat dengan melakukan reservasi online ke puskesmas.