Kecamatan Kresek Juara KIH, Kecamatan Jambe Juara Inovasi

TERPILIH para juara dalam Lomba Kelas Ibu Hamil dan Lomba Inovasi Tingkat Kabupaten Tangerang 2019 yang penilaian finalnya berlangsung di Aula Pendopo Kabupaten Tangerang, Senin (21/10/2019).

Para juara itu: Kategori Kelas Ibu Hamil (KIH), s.b.b: Juara I KIH Kecamatan Kresek, Juara II KIH Kecamatan Rajeg, dan Juara III KIH Kecamatan Kronjo.

Sementara juara untuk Kategori Inovasi, s.b.b: Juara I Kecamatan Jambe, Juara II Kecamatan Pasar Kemis, dan Juara III Kecamatan Rajeg, dan juara IV kecamatan Balaraja.

Lomba ini diselenggarakan Seksi Kesehatan Keluarga pada Bidang Kesehatan Masyarakat di Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang yang bekerjasama dengan TP PKK Kabupaten Tangerang. Tema lomba “Wujudkan Ibu Hamil Dan Bayi Yang Sehat Menuju Generasi Gemilang”.

Sementara rangkaian kegiatan lomba sendiri sudah berlangsung sejak 5 September sampai 2 Oktober, berupa safari penilaian lapangan yang mendapatkan 10 besar KIH kecamatan.

Ke-10 KIH itu adalah KIH Kecamatan Kresek, KIH Kecamatan Rajeg, KIH Kecamatan Kronjo, KIH Kecamatan Curug, KIH Kecamatan Pasarkemis, KIH Kecamatan Sepatan Timur, KIH Kecamatan Gunung Kaler, KIH Kecamatan Cisoka, KIH Kecamatan Jayanti dan KIH Kecamatan Balaraja.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr Ni Wayan Manik K MKK, mengutarakan masing-masing juara mendapat uang pembinaan dan tropi. Juara I mendapat hadiah uang pembinaan Rp 5 juta, Juara II Rp 3,5 juta, Juara III Rp 2,5 juta, dan Juara IV mendapat Rp 1,5 juta.

Tujuan dilaksanakannya lomba ini, tambahnya, untuk memotivasi para kader agar terus meningkat pengetahuan mereka tentang kesehatan kehamilan dan kesehatan secara umum.

“Data dari hasil lomba ini, memperlihatkan potensi baik dari para kader yang pengetahuannya semakin maju,” ungkap dr Ni Wayan Manik K MKK.

Terkait untuk memajukan KIH-KIH, diperlukan jalinan  kerja-sama yang baik dari TP PKK Kabupaten Tangerang, Pokia Kabupaten Tangerang, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dan elemen masyarakat.

Tujuannya agar program bergandengan tangan dalam penanganan kesehatan kehamilan ini bisa menekan angka kematian bayi baru lahir, angka kematian ibu melahirkan, dan angka kasus stunting di wilayah Kabupaten Tangerang.