Dinkes Gelar Pendampingan Pelayanan Kefarmasian & Simona

DINKES Kabupaten Tangerang mengadakan kegiatan Pendampingan Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas dan pelaksanaan Pilot Projek Sistem Monitoring Nasional (Simona) dari Direktorat Jendral Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementrian Kesehatan RI.

Kegiatan ini untuk memberi panduan tata-laksana kepada para apoteker secara benar sesuai struktur pelayanan apoteker dalam melaksanakan tugasnya.

Kegiatan ini diikuti 44 Penanggung Jawab Kefarmasian pada seluruh puskesmas di Kabupaten Tangerang. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, 9-10 Okgtober 2019 di Aula Lantai III Gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang di Ibukota Tigaraksa.

Materi yang disampaikan di antaranya tentang Kebijakan Pelayanan Kefarmasian yang disampaikan Direktorat Pelayanan Kefarmasian, Penerapan Standar Pelayanan Kefarmasian oleh Lima Nadhilah S.farm Apt dari Puskesmas Tebet Jakarta, serta Evaluasi dan Pelaporan Pelayanan Kefarmasian oleh Pejabat Direktorat Jendral Pelayanan Kefarmasian.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr H Achmad Muchlis MARS, menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan sesuai Peraturan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor 64 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Di dalam rumusan peraturan di atas, disebutkan Direktorat Pelayanan Kefarmasian mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan, kebijakan dan penyusunan norma, standarisasi, prosedur dan kreteria, serta pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di 4 bidang pelayanan kefarmasian.

Yaitu, bidang manajemen dan klinikal farmasi, bidang analisis farmakoekonomi, bidang seleksi obat dan alat kesehatan, serta bidang penggunaan obat rasional.

“Untuk semua aktifitas itu dibutuhkan pelaporan yang menggunakan sistem teknologi infomasi (TI),” pungkas H Achmad Muchlis MARS.