ODGJ Sembuh Dibina Buat Kerajinan Tangan oleh Puskesmas Cisoka

MEMUDAHKAN pasien ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) yang sudah dinyatakan sembuh kembali bermasyarakat, Puskesmas Cisoka membina mereka dengan berprakarya membuat kerajinan tangan.

Pembinaan ini misalnya dilakukan kepada 6-10 pasien ODGJ yang sudah dinyatakan sembuh di Desa Cisoka dan Desa Salapajang.

Para pasien ini dibina membuat kerajinan tangan Bunga Matahari dari pelastik bekas, membuat celengan dari kaleng bekas, membuat anyaman keset, dan beberapa keterampilan lainnya.

Kepala Puskesmas Cisoka, dr Endah Dwi Putrianti, Selasa (17/9/2019), menjelaskan kegiatan keterampilan untuk para ODGJ ini diberi nama program Prakarya Warga Sadayana.

“Tujuannya untuk menghilangkan stigma negatif masyarakat terhadap ODGJ. Ternyata bila diberi kepedulian dan dibina, ODGJ pun bisa kembali bermasyarakat dan malah bisa berkarya,” katanya.

Oleh karena itu, harap dr Endah Dwi Putrianti,  jangan sampai ODGJ dikucilkan atau dipasung. Tetapi segera laporkan ke puskesmas untuk mendapatkan pengobatannya.

“Mari kita lakukan deteksi sedini mungkin agar ODGJ yang ditemukan bisa lebih mudah diobati  dan disembuhkan sehingga bisa kembali bermasyarakat,” ajak Kepala Puskesmas Cisoka.

Dipaparkan dalam pengobatannya, OGDJ membutuhkan dukungan dan pembinaan dari keluarga, lingkungan, serta masyarakat sekitar.