Dinkes-TP PKK Kabupaten Tangerang Gelar Lomba Balita Indonesia

DINAS Kesehatan Kabupaten Tangerang bekerjasama TP PKK Kabupaten Tangerang menyelenggarakan Lomba Balita Indonesia Tingkat Kabupaten Tangerang di Pendopo Kabupaten Tangerang, Selasa (20/8/2019).

Lomba dengan tema “Balita Sehat Wujudkan Generasi Gemilang”  melibatkan peserta balita kelompok umur 6-23 bulan dan kelompok umur 2-5 tahun  perwakilan 29 kecamatan se-Kabupaten Tangerang, yang datang didampingi para orangtuanya.

Acara dibuka Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang yang membacakan sambutan Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang. Dalam sambutannya diharapkan para orangtua peserta untuk dapat terus menjaga dan membimbing para balitanya agar menjadi generasi yang gemilang.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr Ni Wayan Manik K MKK, menjelaskan kegiatan ini sebagai agenda tahunan dinas kesehatan bersama  TP PKK Kabupaten Tangerang.

“Kita adakan lomba ini dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian para orangtua, keluarga, dan elemen masyarakat untuk terus-menerus meningkatkan derajat kesehatan anak-anak,” katanya.

Dipaparkan dr Ni Wayan Manik K MKK dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, perlu diupayakan suatu kegiatan promotif yang dapat meningkatkan kesadaran, pengetahuan, serta kemandirian orangtua dan masyarakat dalam melakukan pembinaan dan pengembangan kesehatan balita dari segi fisik, mental. dan sosial.

“Mengingat anak adalah aset bangsa yang sangat berharga dalam menentukan kelangsungan hidup gemilang bangsa,” ungkapnya.  Sebab kualitas dan kejayaan suatu bangsa sangatlah berharga dan anak juga mempunyai hak dan kebutuhan hidup yang perlu dipenuhi hak dan kebutuhannya dengan baik.

Semisal kebutuhan makanan yang sehat dengan asupan zat-zat bergizi, meningkatkan derajat kesehatannya, mempunyai wadah bermain sebagai kebutuhan emosional, pengembangan moral, pemberian pendidikan yang baik, serta memerlukan lingkungan keluarga dan lingkungan sosial yang mendukung bagi kelangsungan hidup, tumbuh-kembang, dan perlindungannya.

“Hal inipun pada akhirnya akan dapat menekan angka kasus stunting di wilayah Kabupaten Tangerang,” papar dr Ni Wayan Manik K MKK.

Sementara dr Hj Sri Indriyani, Kepala Seksi Kesehatan Keluarga, menuturkan dalam lomba ini yang dinilai juri, di antaranya pemeriksaan tabel ibu dan ayah, pemeriksaan tabel anak dan imunisasi, pemeriksaan gigi, pemeriksaan kesehatan dan perkembangan anak, status gizi, serta pengetahuan ibu dalam meningkatkan kesehatan anaknya. 

Panitia lomba akan menetapkan Juara I, Juara II, dan Juara III dari masing-masing kelompok umur. Hadiah uang pembinaan yang diberikan untuk Juara I mendapat Rp 5 Juta, Juara II  mendapat Rp 3 Juta, dan Juara III mendapat Rp 2 Juta. Lalu, semua juara akan mendapat piagam dan tropi.

Tetapi bagi Juara I selanjutnya akan diikutsertakan dalam Lomba Balita Indonesia Tingkat Provinsi Banten, sebagai perwakilan Kabupaten Tangerang.

Di tahun 2018, dalam Lomba Balita Indonesia Timgkat Provinsi Banten, duta Balita Kabupaten Tangerang meraih juara umum dengan semua kelompok umur mendapat juara pertama.

“Semoga di tahun ini prestasi tersebut dapat kembali diraih,”pungkas dr Hj Sri Indriyani.