Diinspeksi Pabrik Alat Kesehatan Wajib Bersertifikat CPAKB

MENDORONG pabrikan memproduksi alat-alat kesehatan wajib bersertifikat CPAKB (Cara Produksi Alat Kesehatan Baik),  Direktorat Jendral Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian RI didampingi Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dan Dinas Kesehatan Provinsi Banten melaksanakan sidak sekaligus sosialisasinya.

Dude Sadwaludin, PPNS  Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Senin (19/8/2019), mengutarakan kegiatan itu dilakukan mengingat mulai tahun 2021 akan diterapkan peraturan baru yang mewajibkan pabrik-pabrik memproduksi alat kesehatan memiliki sertifikat tersebut.

“Tujuan peraturan itu sendiri adalah untuk menjamin mutu produksi alat kesehatan dengan pengendalian kualitasnya,” katanya. Ini dimasudkan agar konsumen yang membutuhkan alat kesehatan itu mendapatkan alat kesehatan yang baik, aman, dan nyaman.

Sidak sekaligus sosialisasi penerapan peraturan itu, di antaranya digelar ke PT Bu Kwang Medical, yang memproduksi alat kesehatan berupa Disposable Syringe, Infusion Set, Intravaculer Catheter, Umbilical Cord Clamp, Blood Tranfusion Set, Manual Surgical Instrument For General Use, Disposable Needle, Surgical Gloves.

Tim pun mendatangi pabrik yang berada di Jl Cihara, Kampung Candu, RT 02/RW 07 Desa Curug Kulon, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, pada 2 Agustus 2019.

Setelah diteliti, pabrik alat kesehatan yang berproduksi sejak tahun 2009 memang sudah memiliki izin edar, namun belum memiliki sertifikat CPAKB.

Sebab itu, dalam kunjungan tersebut tim pun mendorong agar perusahaan tersebut segera membuat sertifikat CPAKB.