Terapkan Kurasaki, SMP 2 Curug Ikut Lomba Sekolah Sehat Nasional

CURUG – Sukses menerapkan terobosan sekolah sehat dengan program Kurasaki, Lingkingan SMPN 2 Curug di Kabupaten Tangerang pun mengikuti Lomba Sekolah Sehat tingkat Nasional tahun 2019.

Rombongan tim juri lomba ini mendatangi sekolah untuk penilaiannnya, Rabu (17/7/2019). Bupati Tangerang H Ahmed Zaki Iskandar didampingi Kepala SMPN 2 Curug, Kepala Dinas Pendidikan, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dan Perwakilan Kantor Depag Kabupaten Tangerang menerima rombongan ini.

Kedatangan tim juri ke sekolah yang tim UKS-nya di bawah binaan Puskesmas Curug dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang ini disambut acara adat dengan menggelar Mang Lengser dan Tarian Selamat Datang. Tentu saja, rombongan pun menjadi senang dengan penyambutan ini.

H Ahmed Zaki Iskandar, Bupati Tangerang, menjelaskan di Kabupaten Tangerang terdapat 120 sekolah yang telah menjalankan program Kurasaki (Kurangi Sampah di Sekolah Kita). Program ini mampu mendidik para pelajar untuk tidak memproduksi sampah di lingkungan sekolah, baik sampah organik maupun sampah non organik.

Dalam program ini, Pemkab Tangerang ingin menciptakan sekolah yang menyenangkan yang dapat membentuk karakter dan kepribadian, pola pikir dan pola hidup yang sehat untuk menuju daerah yang bermasa depan gemilang.

“Pemerintah daerah pun kini sedang menjalankan program Kurasakan (Kurangi Sampah Kantor Kita) dan Sanitren (Sanitasi Pasantren),” ungkap bupati.

SEKOLAH MENYENANGKAN

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr Hj Desiriana Dinardianti MARS, menginformasikan program Kurasaki memang mampu menciptakan lingkungan sekolah yang menyenangkan.

“Program ini sangat baik bagi para pelajar untuk melangkah ke masa depan yang sehat karena telah dimulai dengan merubah kepribadian dan pola hidup sehat sejak di bangku sekolah,” katanya. 

Sebab, jika setiap satu pelajar bisa menerapkan Kurasaki maka di lingkungannya juga bisa diterapkan program serupa ini. Lebih lanjutnya, maka ke depan daerah Kabupaten Tangerang bisa menimalisir sampah, papar dr Hj Desiriana Dinardianti MARS.

2 LOMBA NASIONAL

Dra Cucu Sri Rahayu M.Pd, Kepala SMPN 2 Curug, mengakui dari menjalankan program Kurasaki ini, sekolahnya kini menjadi dikenal banyak orang.

“Saya pun pernah menjadi narasumber di Hotel Kartika Chandra untuk memaparkan program Kurasaki bagi sekolah yang akan mengikuti Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Nasional,” paparnya.

Padahal sekolah ini, kata dia, sebelumnya belum pernah mengikuti lomba, namun memang sudah menerapkan Kurasaki.

Untuk tahun ini, SMPN 2 Curug selain mendapat penilaian LSS Tingkat Nasional, di bulan Agustus akan mendapat Penilaian Adiwiyata Tingkat Nasional juga.

“Bagi kami hasil nilai ini adalah bonus, namun yang paling utama adalah dapat merubah kepribadian para siswa-siswi kami dalam menjaga kesehatan, kebersihan, keindahan dan kenyamanan sekolah, serta lingkungan,”ungkap Dra Cucu Sri Rahayu M.Pd.

Sekolah ini juga, tambahnya, sudah menjalankan Managemen Menstruasi Kebersihan (MMK) dan melatih kejujuran pelajar dengan berbelanja di koperasi tanpa ada yang melayani.

TIM LSS KAGUM

Setelah mendengar paparan dan melihat lingkungan SMP 2 Curug, rombongan juri dipimpin Eni Susilawati M.Pd menyatakan sangat men-support dan mengagumi program Kurasaki yang telah dijalankan SMP 2 Curug.

Sekolah ini menyenangkan dan dapat menciptakan generasi penerus yang cerdas. “Semoga sekolah ini bisa menjadi yang terbaik,” ucapnya.