TP PKK-SBH Potensial Wujudkan Kampung BBABS Tiap Kecamatan

TANGERANG – Pemberdayaan masyarakat di wilayah kecamatan-kecamatan melalui peran-serta tim penggerak PKK dan organisasi kepemudaan SBH menjadi motor potensial untuk mempromosikan kesehatan sanitasi di masyarakat.

Untuk itu, Dinas Kesehatan  Kabupaten Tangerang pun menggelar Pelatihan Promotor Sanitasi Kabupaten Tangerang di Gedung Darma Wanita. Pelatihan dilaksanakan dua angkatan, yaitu angkatan I pada 9-11 Juli 2019 dan angkatan II pada 15-17 Juli 2019.

Pelatihan diikuti sedikitnya 58 peserta terdiri dari TP PKK kecamatan dan Saka Bakti Husada (SBH) dari 14 kecamatan di Kabupaten Tangerang.

Sri Indriastuti W, Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinkes Kabupaten Tangerang, Rabu (10/7/2019), mengatakan pelatihan ini bertujuan melatih peserta agar memiliki kemampuan sebagai promotor sanitasi untuk mendorong masyarakat memiliki sanitasi yang baik.

Dalam pelatihan tersebut, masing-masing peserta dari kecamatan menargetkan satu wilayah/kampung yang akan disasar dan merumuskan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk membentuk Kampung Bebas Buang Air Besar Sembarangan (BBABS).

“Para peserta diharap mampu menggerakkan seluruh unsur masyarakat yang selanjutnya secara bersama-sama menciptakan sanitasi yang sehat. Targetnya satu kecamatan mampu membentuk satu Kampung Bebas Buang Air Besar Sembarangan,” jelasnya.

Dilakukan juga model pelatihan semacam pertunjukan drama dari para peserta dengan tema berkaitan dengan program sanitasi. Adanya penampilan dari peserta ini mampu menambah semarak kegiatan pelatihan.

Diinformasikan di Kabupaten Tangerang program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) sudah dilaksanakan sejak 2012. Dari pelaksanaan pemicuan STBM menunjukkan perubahan perilaku masyarakat dengan pembangunan jamban sehat.

Data peningkatan akses sanitasi dari 66,6% pada 2012 (hasil survey EHRA 2012) menjadi 73,08% pada 2018 (data web STBM nasional).