Giliran Pasar di Teluknaga & Kosambi Dibina Tim Pengawas

TELUK NAGA – Menjaga keamanan pangan selama Ramadhan dan Lebaran, Tim Gabungan Pengawasan Makanan Kabupaten Tangerang datang mengecek Pasar Kampung Melayu di Kecamatan Teluk Naga dan Pasar Superindo Dadap di Kecamatan Kosambi.

Tim terdiri Petugas Loka POM Kabupaten Tangerang, Petugas Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang, serta Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mendata, memeriksa, dan mengambil sampel jenis-jenis makanan yang dijual di dua pasar itu.

Dude Sadwaludin, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) pada Dinkes Kabupaten Tangerang, menyatakan di Pasar Kampung Melayu diambil 17 sampel makanan. Berdasar hasil rapid test dari 17 sampel ditemukan 2 sampel positif mengandung bahan berbahaya, yaitu jenis Formalin pada Tahu Kuning dan Rhodamine B pada Pacar Cina.

“Selain  itu, ditemukan juga produk tanpa izin edar pada gula halus cap Segitiga Emas,” ungkapnya.

Sedangkan di Superindo Dadap, kata Dude Sadwaludin, dari 9 sampel jenis makanan yang diambil dan dirapid test, hasilnya tidak ditemukan bahan makanan yang mengandung zat berbahaya.

Tetapi ditemukan produk permen Kid tanpa izin edar dan sejumlah makanan sudah habis masa izin edarnya, serta jenis makanan yang masih dalam masa display yang belum bisa dijual.

Dude Sadwaludin menjelaskan dari hasil intensifikasi ini petugas memberikan pembinaan terhadap para pedagang di Pasar Kampung Melayu yang menjual barang mengandung bahan  berbahaya dan kepada Manajemen Superindo Dadap dilarang menjual produk tanpa izin edar.

“Kami saat kunjungan memang masih melakukan pembinaan, namun bila masih tetap dilanggar, maka akan ada proses lebih lanjut secara hukum,” pungkasnya.