Kabupaten Tangerang Siap Berlakukan Perda KTR

TIGARAKSA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kini telah memiliki Peraturan Daerah Nomor 18 Tahun 2018 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Ada 8 titik KTR yang telah diatur dalam perda ini, yaitu Kawasan Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Kawasan Tempat Proses Belajar Mengajar, Kawasan Tempat Anak Bermain, Kawasan Tempat Ibadah, Dalam Angkutan Umum, Kawasan Tempat Kerja, Kawasan Tempat Umum, dan Kawasan Sarana Olah Raga.

Mochamad Bachtiar SKM, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa pada Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Senin (13/5/2019), menjelaskan di dalam perda ini tentu telah ditetapkan sanksi bagi pelanggarnya.

Di antaranya pelanggar KTR akan diajukan ke persidangan tipiring (tindak pidana ringan) dengan denda sebesar Rp 50.000. Dalam pelaksanaan KTR, kepala dinas, kepala bidang dan kepala seksi diberi tanggung-jawab menjadi pengawas ketaatan masyarakat termasuk pegawai di lingkungannya atas perda ini. Dalam pengawasannya, bisa dilakukan dengan pemotretan si pelanggar yang hasilnya bisa dijadikan barang bukti pelaporannya.

Diharapkan semua elemen masyarakat bisa mendukung pelaksanaan Perda KTR ini. Azas perda ini adalah tidak melarang orang merokok, tetapi melarang merokok di kawasan yang telah ditetapkan.

Dituturkan Mochamad Bachtiar SKM, draft raperda KTR sudah diajukan sejak tahun 2017 dan selesai dibahas akhir tahun 2018. Sesuai agenda, di awal tahun 2019 perda ini diterbitkan.

Saat ini, tengah  ditunggu Peraturan Bupati (Perbub) Tangerang tentang Perda KTR, yang dilanjutkan dengan sosialisasinya kepada masyarakat.