Posko Puskesmas Curug Maksimalkan Layanan Kesehatan PPS

CURUG – Bila banyak di daerah lain, terdapat Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam Pilpres dan Pileg 2019 jatuh sakit bahkan ada yang meninggal dunia karena kelelahan, di wilayah binaan Puskesmas Curug hal itu tak terjadi.

Ini disebabkan kesehatan para petugas PPS Pilpres dan Pileg 2019 dipantau dan dijaga Petugas Kesehatan Puskesmas Curug yang membuka Posko Layanan Kesehatan di GOR Kecamatan Curug, selama 22-30 April 2019.

H Deden Suharya, Kepala TU Puskesmas Curug, Senin (6/5/2019), mengakui banyak petugas PPS Pilpres dan Pileg melakukan pemeriksaan kesehatannya di setiap harinya ke posko layanan kesehatan.

Di setiap hari bisa datang petugas PPS secara bervariasi 13 orang hingga 45 orang melakukan pemeriksaan. Setelah diperiksa, mereka didiagnosis rata-rata mengalami kelelahan, meningkatnya Hipertensi, menurunnya tekanan darah (Hipotensi), peradangan tenggorokan atau hulu kerongkongan (Pharynx) bisa juga disebut sebagai Faringitis, ISPA, dan Myalgia (nyeri otot).

H Deden Suharya menuturkan posko kesehatan ini memang sengaja dibuka sesuai instruksi dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang agar semua puskesmas membuka posko layanan kesehatan untuk turut menyukseskan pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019.

“Ini dilakukan mengingat Pilpres kali ini dibarengi dengan pemilihan anggota legislatif, yang di setiap TPS-nya  harus menyediakan begitu banyak formulir dan ketelitian pelaksanaannya, sehingga para petugas membutuhkan stamina yang kuat,” katanya.

Disyukuri berdasar data pemeriksaan kesehatan di posko, semua petugas PPS yang datang dengan keluhan penyakitnya dapat diatasi dengan pemberian obat-obatannya.

“Tidak ada yang kita rujuk ke rumah sakit…” ungkap H Deden Suharya.