Tim Gabungan Lakukan Pembinaan 1 Pabrik Produksi Tahu

SEPATAN TIMUR – Memasuki Bulan Suci Ramadhan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, BPOM Serang, Loka POM Tangerang, dan Polri Polda Metro Jaya, meningkatkan pengawasan produksi dan penjualan bahan pangan yang mengandung zat berbahaya.

Misalnya, belum lama ini,  berdasar laporan masyarakat tentang adanya indikasi penggunaan bahan berbahaya formalin pada produksi tahu di Perusahaan UM di Kecamatan Sepatan Timur, tim pun  mendatangi lokasi pabrik untuk melakukan pembinaannya.

Di lokasi tim mendapatkan 2 jenis tahu yang diproduksi, yaitu tahu berwarna kuning dan tahu berwarna putih. Setiap harinya diproduksi 2 ton tahu.

Dude Sadwaludin, Pengawas PPNS Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, menjelaskan dari hasil tes terhadap 5 sampel yang hasilnya negatif penggunaan formalin. Namun begitu, ditemukan cairan yang diduga formalin, yang lalu diamankan petugas untuk pengujian di laboratorium.

Bila hasil penelitian ternyata produksi tahu dinyatakan positif menggunakan formalin, maka akan ditindak-lanjuti dengan memanggil pemilik dan penanggung jawab perusahaan tersebut untuk mempertanggungjawabkannya.

“Untuk saat ini kami masih melakukan pembinaan terhadap pabrik itu karena pabrik kurang higiene dan sanitasi keamanan pangan masih rendah,” katanya.

Ditemukan pula, saat melakukan pengolahan pangan sejumlah karyawan bekerja sambil merokok, tidak menggunakan alat pelindung diri, dan ditemukan cairan hidrogen peroksida.

Terkait itu, tim memberikan pembinaan terhadap produsen tahu ini agar dapat memenuhi syarat dan ketentuan higienis dan sanitasi pabrik yang baik yang berlaku.