Dinkes Gelar Seminar Antisipasi Kejadian Luar Biasa

TANGERANG – Mengantisipasi Kejadian Luar Biasa (KLB) terhadap penyakit menular, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menggelar Seminar Kejadian Luar Biasa Penyakit Menular bagi para Kepala Puskesmas, Petugas IGD dari 5 rumah sakit, organisasi profesi, dan Lintas Program Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.

Kegiatan dilaksanakan Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) berlangsung di Ruang Pertemuan Grand Sol Marina Hotel, Senin (15/4/2019).

Tampil narasumber dr Hendra Tarmizi MARS, Kepala Bidang P2P pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dan Hadi Sadar SKM MKM, Koordinator Surveilans Epidemiologi pada Dinas Kesehatan Provinsi Banten dengan materi tentang Situasi Krisis Kesehatan dan Kejadian Luar Biasa di Kabupaten Tangerang.

Dalam paparannya, dr Hendra Tarmizi MARS, menjelaskan seminar ini sengaja dilaksanakan dengan mengundang para sektor terkait agar pada saat terjadi KLB semua sudah memiliki koordinasi dan kerjasama baik dengan pihak puskesmas, rumah sakit, klinik dan organisasi profesi.

“Sehingga permasalahan KLB yang mungkin saja terjadi bisa segera dapat ditangani,” katanya.

Semisal beberapa penyakit menular yang banyak terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Tangerang, di antaranya Campak, Diare, DBD, Difteri, Flu Burung, Polio, dan penyakit lainnya.

Dengan paparan dari seminar ini yang nantinya ditindaklanjuti dengan kesepahaman penanganan KLB, nantinya bila ditemukan KLB, jajaran dinas kesehatan bersama pihak terkait sudah tidak kerepotan dalam melakukan penangan secara terkoordinasi.

Sementara dr Dwi Yanto, Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, menjelaskan dalam melakukan penanganan KLB diharapkan masing-masing pihak sudah mempunyai kontak person satu sama lainnya, sehingga dapat memberikan kemudahan dalam melakukan penangannya.

“Namun, walaupun kesiagaan kita sudah baik, tetapi kita tentunya tidak berharap adanya kejadian KLB di wilayah Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.