Dimatangkan 20 Desa Terapkan Pilar-pilar STBM

TIGARAKSA – Setelah melaksanakan Pemicuan Pilar Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBABS) di 274 desa, Dinas Kesehatan Kesehatan Kabupaten Tangerang kini telah berhasil membawa 20 desa menerapkan program tersebut.

Kegiatan pemicuan dilaksanakan Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olah Raga pada Bidang Kesehatan Masyarakat itu, kini telah berhasil membawa perubahan di desa-desa terpicu.

Di antaranya 14 desa telah melaksanakan pilar pertama dari Sanitasi Total Berbasis Masyarakat  (STBM) yaitu SBABS dan 6 desa sudah mencapai 90% mencapai Open Defecation Free (ODF) sebagai suatu kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan.

Ke-20 desa tersebut adalah Desa Pasir Jaya, Desa Sukamantri, Desa Sukaasih, Desa Sampora, Desa Suradita, Desa Kelapa Dua, Desa Pakulonan Barat, Desa Cikupa, Desa Bitung Jaya, Desa Kuta Baru, Desa Gelam Jaya, Desa Sentul Jaya, Desa Balaraja, Desa Bencongan, Desa Babakan, Desa Mekar Bakti, Desa Cihuni, Desa Sukaharja, Desa Kayu Bongkok dan Desa Sarakan. 

Terkait itu, ke-20 desa tersebut kini mendapat Bimbingan Teknis Pemicuan Pengembangan 5 Pilar STBM yang digelar selama 2 hari, 18-19 Maret 2019. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tangerang di Jl Abdul Hamid di Ibukota Tigaraksa.

Peserta terdiri dari petugas kesehatan lingkungan puskesmas dan kader/fasilitator STBM dari 20 desa yang sudah mengikuti Bintek Pemicuan STBM.

Ditampilkan narasumber Wahyu, Seksi Kesling pada Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Nurdiantoro, Fasilitator Nasional STBM dan IUWASH Plus, serta dibantu Tim Fasilitator Promotor Sanitasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.

Kegiatan dibuka dr Ni Wayan Manik K MKK, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.

SETAHUN 15 DESA

Sri Indriastuti W SKM M.Kes, Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan Kesehatan Kerja dan Olahraga, berharap setelah mengikuti kegiatan bintek, para peserta dapat memahami dan mengimplementasikan 5 Pilar STBM di wilayah kerjanya masing-masing, sehingga akan mendukung kelancaran perubahan prilaku higiene sanitasi di masyarakat.

“Implementasi 5 pilar STBM sesuai dengan amanah Permenkes Nomor 3 Tahun 2014,” kanya.

Terkait itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang pun menetapkan target 15 desa per tahun yang melaksanakan implementasi Lima Pilar STBM.

Kegiatan ini, papar Sri Indriastuti W SKM M.Kes, di Provinsi Banten baru akan dilaksanakan binteknya, tetapi Kabupaten Tangerang sudah mulai melaksanakannya. Walaupun  saat ini bisa dikatakan di ajang uji-coba.

“Semoga saja bisa berjalan dengan baik sesuai harapan…” pungkas Sri Indriastuti W SKM M.Kes.