Tokoh Warga 5 Desa Disosialisasi Mobile Obstetri Monitoring

TIGARAKSA – Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menggelar Sosialisasi Mobile Obstetri Monitoring (MOM) kepada tokoh warga 5 desa secara bergiliran dan tuntas dalam 5 hari.

Kelima desa itu adalah Desa Pangarengan di Kecamatan Rajeg yang masuk wilayah kerja Puskesmas Sukatani, Desa Kronjo di Kecamatan Kronjo masuk wilayah kerja Puskesmas Kronjo, Desa Pangkalan di Kecamatan Teluknaga masuk wilayah kerja Puskesmas Tegal Angus, Desa Kiara Payung di Kecamatan Pakuhaji masuk wilayah kerja Puskesmas Pakuhaji, dan Desa Kohod  di Kecamatan Pakuhaji masuk wilayah kerja Puskesmas Sukawati.

Kegiatan ini dilaksanakan secara maraton selama 5 hari, tanggal 11-15 Maret 2019, yang berlangsung di Sekretariat FKTS Kabupaten Tangerang di Gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang di Ibukota Tigaraksa.

Di setiap harinya secara bergantian 30-an tokoh warga satu desa terdiri dari  pengurus FOKIA kecamatan, pengurus TP PKK desa, pengurus Bikor puskesmas, bidan desa, pengurus MKIA desa, aparat desa, tokoh agama, dan sejumlah ibu hamil.

“Ditampilkan narasumber dari Tim Seksi Kesehatan Keluarga pada Bidang Kesehatan Masyarakat di Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang,” kata H Abdul Azis SIP, Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat pada Bidang Sumber Daya Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat.

Dijelaskan 5 desa ini memiliki perhatian lebih pada kesehatan para ibu hamil dari para pemangku kebijakan desanya. Untuk itu, dinas kesehatan memberi fokus kepada ibu hamil untuk dapat menekan angka kesakitan dan kematian ibu baru melahirkan dan anak baru lahir di 5 desa tersebut.

“Semua yang kita undang saling berkaitan untuk dapat memberikan bantuan, kemudahan dan kelancaran ibu hamil hingga melahirkan,” pungkas H Abdul Azis SIP.