Binmas se-Kabupaten Tangerang Disosialisasi Cegah DBD

TIGARAKSA – Melakukan pencegahan penyebaran penyakit DBD di wilayah Kabupaten Tangerang, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bekerjasama Polresta Tangerang Tigaraksa, menggelar sosialisasi DBD yang dikuti seluruh Binmas se-Kabupaten Tangerang.

Kegiatan berlangsung di Aula Gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang di Tigaraksa, Senin (11/3/2019), sesuai permintaan Kapolresta Tangerang agar para anggotanya mendapat pengetahuan tata-cara pencegahan DBD.

Saludi SH, Kasat Binmas Resta Tangerang, mengharapkan setelah mengikuti sosialisasi para anggota binmas bisa menyampaikan kembali pengetahuan itu kepada masyarakat sebagai upaya pencegahan DBD.

Di antaranya dengan rajin melakukan 3-M secara door to door, sehingga siklus DBD 5 Tahunan tidak terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang.

Sementara dr Hendra Tarmizi MARS, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, menjelaskan untuk menekan angka jangkitan DBD  memang dibutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat untuk bergotong-royong melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN)-nya.

“Intinya di setiap rumah dan lingkungan, perlu dilakukan kerja-bakti membersihkan lingkungan dan di rumah-rumah melakukan 3M Plus,” katanya.

Setelah semua itu dilakukan, tetapi masih terjadi juga rebakan DBD, “baru bisa kita melakukan foging.”

Diakuinya foging sebenarnya bukan langkah yang efektif dalam melakukan pemberantasan sarang nyamuk. Foging ada efek sampingnya terhadap gangguan kesehatan. Oleh karena itu dianjurkan jangan terlampau sering melakukan foging di satu lokasi, terlebih yang banyak balitanya.

Sementara buat para juru pemantau jentik di setiap rumah, ditambahkan dr Hendra Tarmizi MARS, perlu melakukan PSN seminggu minimal 2 kali dengan melakukan 3-M Plus.

Cara ini sangat efisien dan aman pada kesehatan manusia dalam melakukan pemberantasan dan menekan berkembang-biaknya nyamuk Aedes aegypti, penyebab DBD.

“Untuk itu kami mengucapkan terima-kasih kepada Kapolresta Tangerang dan jajarannya yang turut peduli dalam melakukan pencegahan penyakit ini,” pungkas dr Hendra Tarmizi MARS.