Pendataan PIS-PK Temukan Pasien Baru di Lapangan

RAJEG – Pendataan PIS-PK yang dilakukan Petugas Puskesmas Rajeg di wilayah kerjanya, menemukan sejumlah pasien baru warga yang terkategori Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), SHZ dan gangguan psikotik.Misalnya sesuai data per 1 Januari-26 Pebuari 2019, tercatat 4 warga terkategori Orang Dengan Gangguan Kejiwaan (ODMK), sementara 21 warga terkena SHZ dan gangguan psikotik. Namun, setelah pendataan PIS-PK dengan kunjungan rumah per rumah, ditemukan 8 warga terkategori ODMK, sementara 34 terkena SHZ dan gangguan psikotik.“Temuan ini adalah salah-satu keberhasilan dari dilakukannya pendataan PIS-PK, sehingga dapat menemukan kasus baru yang selama ini seringkali ditutupi keluarga karena malu, ketidak-tahuan dan masalah ekonomi,” papar dr Yayu Nurahayu, Pemegang Program ODGJ Puskesmas Rajeg, Jumat (1/3/2019).Dituturkannya dengan hasil serupa ini akhirnya membuat para petugas lebih bersemangat dalam melakukan pendataan dan memberikan pelayanan kesehatan di luar gedung. “Petugas Pemegang Program ODGJ, kini di hari-hari tertentu, sesuai jadwal  melakukan sosialisasi, kunjungan wilayah, dan melakukan pengobatan ke rumah pasien ODGJ.”Ditambahkan dr Yayu Nurahayu, masyarakat pun kini sudah mulai mau membawa keluarganya yang mengalami gangguan jiwa untuk berobat ke puskesmas, sehingga lebih memudahkan memberikan pengobatannya. “Dengan cara ini pun, besar kemungkinan pasien ODGJ bisa lebih cepat disembuhkan,” ucapnya.Belum lama ini, ungkap dr Yayu Nurahayu, pihaknya bekerja-sama dinas kesehatan dan dinas sosial telah membawa 1 pasien ODGJ ke RSMM Bogor dan kini sudah kembali ke rumahnya karena telah disembuhkan.“Harapan kami masyarakat bisa lebih peduli terhadap kesehatan, baik kesehatan keluarga maupun kesehatan lingkungan, serta tidak ada ODGJ yang dipasung,” harap  dr Yayu Nurahayu.