Cegah DBD, Dihimbau Digencarkan Periksa Jentik & PSN

TIGARAKSA – Mencegah rebakan DBD, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bersama Setda Kabupaten Tangerang menyebarkan surat edaran ke setiap kecamatan, kelurahan, desa, dan setiap puskesmas, untuk menggencarkan kegiatan pemeriksaan jentik dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) Aedes Aegypti, penyebab DBD.Sesuai surat edaran diedarkan awal Januari 2019 itu, semua pihak terkait di atas bersama masyarakat dihimbau agar melakukan pemeriksaan jentik nyamuk Aedes Aegypti di lingkungan-lingkungan RT secara acak dan melakukan kerja-bakti pemberantasan sarang nyamuk ((PSN)-nya.Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi MARS, Jumat (1/3/2019), menuturkan dengan adanya pergantian musim biasanya memang penyakit DBD kembali merebak di lokasi-lokasi permukiman warga. “Demam berdarah yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti bisa membahayakan keselamatan jiwa, bila diabaikan,” katanya.Namun, ditambahkan, penyakit ini sebenarnya mudah dicegah bila warga mau bergotong-royong melakukan PSN di lingkungannya, semisal setiap dua pekan sekali atau bisa juga masing-masing warga membersihkan lingkungan rumahnya sendiri-sendiri di setiap harinya dan memiliki juru pemantau jentik.Selanjutnya, kata dia, jika kedapatan jentik nyamuk di atas 50% dan bila ada kasus di wilayah tersebut, maka segera pengurus RT/RW bersama lurah atau kepala desa melaporkannya ke dinas terakait untuk segera dilakukan penyelidikan epidemiologi dan mencari  penyebabnya. Saat ini, ungkap dr Hendra Tarmizi MARS, kasus DBD yang cukup banyak tercatat terjadi di wilayah Kecamatan Panongan dan Legok. Untuk itu, diharapkan semua instansi diperlukan berperan-serta dalam melakukan pencegahan DBD dan pemberantasan sarang nyamuknya.