Selama Januari, 3 Kegawatdaruratan Telah Tertangani PSC

TIGARAKSA – Reaksi cepat dan tanggap selalu dilakukan Tim Kesehatan Public Safety Center (PSC) Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dalam menanggulangi gangguan kesehatan gawat-darurat yang diderita masyarakat.PSC dengan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat (SPGDT) berbasis call-center menggunakan kode akses telekomunikasi 119 ini, kini menjadi salah-satu pusat pelayanan kesehatan dari pemerintah yang menjamin kebutuhan masyarakat yang berhubungan kegawat-daruratan gangguan kesehatan.Kepala UPT PSC Kabupaten Tangerang, dr Yekti Wulandari MARS, Rabu (6/2/2019), bersyukur jajarannya bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Misalnya selama Januari 2019, pihaknya telah menangani tiga warga yang mengalami gangguan kesehatan secara kegawatdaruratan. “Mereka kita tangani secara langsung.” Dirincinya, kasus pertama penanganan kegawatdaruratan dialami Ny F (86 tahun) dari Desa Pagedangan Barat, Kabupaten Tangerang, kedua penanganan Ny N (85 tahun) dari Panti Jompo Tapos Tigaraksa, dan ketiga penangan Bayi MR (15 hari) dari Desa Pesat, Kecamatan Panongan.“Semua pasien mendapat penanganan kesehatan langsung terlebih dahulu dari tim, selanjutnya langsung dirujuk ke rumah sakit,” ungkapnya.Ditambahkan dr Yekti Wulandari MARS pelayanan PSC merupakan ujung-tombak pelayanan kesehatan masyarakat untuk mendapatkan respon cepat dan memaksimalkan pelayanan terbaik.Namun diakuinya sampai saat ini masih banyak masyarakat yang belum menggunakan call-center 119 yang bisa saja disebabkan masyarakat belum mengetahui persis tata-kerja PSC, “padahal kami sudah melakukan sosialisasi ke setiap wilayah.”Diharapkan masyarakat mengetahui adanya layanan call-center 119, sehingga jajaran PSC bisa lebih banyak lagi membantu masyarakat dalam gangguan kesehatan secara kegawatdaruratan.