Ditangani Puskesmas Curug, Separuh ODGJ Tersembuhkan

CURUG – Selama tahun 2018, sesuai penelusuran Petugas Puskesmas Curug di 6 wilayah kerjanya, tercatat ada 29 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang saat ini telah tertangani.

Bahkan sebagiannya sudah dinyatakan sembuh dan sudah ada yang bekerja dan bermasyarakat kembali. Sementara sebagian lainnya masih dalam pengobatan.

Yusuf Furlong, Pemegang Program ODGJ Puskesmas Curug, Kamis (31/1/2019), menjelaskan dalam penanganan ODGJ pihaknya bekerja-sama dengan kader kesehatan yang sudah mendapat pembinaan yang berada di setiap desa dan kelurahan.

“Selain itu, kami para petugas puskesmas pun menjadi sangat terbantu dengan adanya pendataan PIS-PK yang telah dilakukan…” tambahnya.

Dituturkan ada keuntungan lainnya yaitu ternyata para kader kesehatan membantu dengan selalu menyarankan keluarga ODGJ untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu sebelum pasiennya dibawa ke puskesmas.

Selanjutnya petugas melakukan kunjungan rumah. Bila keluarga minta dirujuk, “maka kami akan membantunya.”

Sementara H Deden, TU Puskesmas Curug, menambahkan para petugas puskesmas dan kader kesehatan terus berusaha melakukan pendataan lapangan untuk memberi pengobatan bagi ODGJ. Tujuannya agar tidak ada lagi kasus ODGJ yang dipasung atau dikurung keluarga, tanpa mau diobati.

“Kami juga berharap masyarakat Kecamatan Curug bila ada keluarga yang mengalami gangguan jiwa jangan merasa malu atau sungkan mengobatinya. Segera konsultasi ke petugas kami di puskesmas agar mendapat penanganan dan pengobatannya,” ucap H Deden.