Dinsos-Dinkes Kerjasama Pulihkan 29 Pasien Gangguan Jiwa

TIGARAKSA – Kerjasama Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dengan RS Marzoeki Mahdi Bogor dalam menangani Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terus terjalin dengan baik.
Kini sebanyak 29 ODGJ  yang dikirim ke RS itu pada 27 Desember 2018, kini sudah bisa dibawa pulang.
Jajaran dinas sosial, dinas kesehatan, disnaker, koramil, polsek, puskesmas, dan keluarga pasien pun telah melakukan penjemputan pasien di RS Marzoeki Mahdi Bogor pada Senin (21/1/2019).
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, Drs HM Arsyad Husein MM, mengucapkan terima-kasih kepada pihak RS Marzoeki Mahdi Bogor yang telah bekerja-sama dengan baik sehingga pasien ODGJ yang dititip-sembuhkan sudah dapat tersembuhkan.
“Semoga saja para ODGJ yang telah dibawa pulang bisa bermasyarakat kembali…” harapnya.
Sementara Mochamad Bachtiar SKM, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa pada Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, menjelaskan pasien ODGJ dirawat selama 28 hari di RS itu.
“Alhamdulillah, kini sudah ada perbaikan kesehatan jiwanya. Mereka sudah dapat mengenal diri sendiri, lingkungannya, serta sudah dapat memenuhi kebutuhannya sendiri seperti mandi, makan, minum, dan buang hajat pada tempatnya,” urai Mochamad Bachtiar SKM.
Diharapkan kepada masyarakat dan keluarga pasien ODGJ jangan lagi ada pemasungan bila ada warga yang terkena ODGJ.
Adapun pasien ODGJ yang dipulangkan berasal dari Yayasan Hikmah Syahadah, Puskesmas Cisauk, Puskesmas Sukamulya, Puskesmas Pasirnangka, Puskesmas Cisoka, Puskesmas Tegal Angus, Puskesmas Pagedangan, Puskesmas Suradita, Puskesmas Kedaung Barat, Puskesmas Mauk, Puskesmas Cikupa dan Puskesmas Panongan.
“Semua pasien kini sudah dibawa pulang oleh keluarganya. Namun ada 2 orang yang belum diambil keluarganya dan kini dititipkan di Yayasan Hikmah Syahadah Pasirnangka Tigaraksa,” pungkas Mochamad Bachtiar SKM.