8 Puskesmas di Kabupaten Tangerang Raih Akreditasi Madya

TELUKNAGA – Puskesmas Tegal Angus sejak akhir 2018 resmi menyandang status puskesmas terakreditasi madya. Status akreditasi diraih Puskesmas Tegal Angus bersama 7 puskesmas lainnya di Kabupaten Tangerang yang telah mengikuti penilaiannya.
Status Puskesmas Terakreditasi Madya bagi 8 puskesmas di Kabupaten Tangerang diketahui dari Kantor Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama, yang mengeluarkan Surat No YM.01.01/VI-12/1565/2018 pada 15 Nopember 2018 mengenai Pemberitahuan Status Akreditasi Puskesmas.
Dalam isi surat tersebut, Puskesmas Tegal Angus masuk dalam status terakreditasi madya bersama 7 puskesmas lainnya di Kabupaten Tangerang yang ikut dalam penilaian. Yaitu Puskesmas Mekar Baru, Puskesmas Binong, Puskesmas Jambe, Puskesmas Kemeri, Puskesmas Caringin, Puskesmas Pasir Jaya, dan Puskesmas Suradita.
Kepala Puskesmas Tegal Angus, dr Allan Sartana, Selasa (22/1/2019), bersyukur dengan status akreditasi madya yang telah diperoleh puskesmasnya dan karena itu tentunya pelayanan akan terus ditingkatkan. “Itu adalah hal yang utama,” katanya.
Dia menambahkan pihaknya akan membenahi berbagai aspek untuk peningkatan pelayanan, di antaranya manajemen pelayanan kesehatan berdasarkan SOP (standard operating procedure). Termasuk juga penambahan dan pembangunan fasilitas gedung puskesmas.
“Harus lebih baik dari sebelumnya, karena tujuan akreditasi adalah pembenahan puskesmas agar bisa menjadi lebih baik lagi…” urai dr Allan.
“Tidak hanya itu, puskesmas pun harus dapat menjalin kerjasama dengan pihak BPJS Kesehatan mengingat saat ini ada aturan BPJS Kesehatan hanya akan menjalin kerjasama dengan fasilitas kesehatan yang telah terakreditasi,” imbuhnya.
Diinformasikan penilaian akreditasi Puskesmas Tegal Angus oleh Surveyor dari Kemenkes RI telah dilakukan pada tahun 2018 meliputi dokumen administrasi dan manajemen, UKP (Upaya Kesehatan Perorangan), dan UKM (Upaya Kesehatan Masyarakat).
Penilaian juga dilakukan terhadap areal sekitar lingkungan puskesmas, fasilitas medis, ruang pelayanan dan keramahan petugas yang juga menjadi salah-satu faktor penilaian.