Nenek Kambuh Kankernya Diurus Puskesmas Pagedangan

PAGEDANGAN – Berbintik kembali bekas operasi kanker payudaranya, Nenek Rahmi berusia 78 tahun, kembali diurus pengobatannya oleh jajaran Puskesmas Pagedangan dengan merujuknya ke RSU Kabupaten Tangerang.
Pelayanan ini sebagai bentuk pelaksanaan tugas puskesmas yang memberi kepedulian kepada masyarakat, tak terkecuali kepada Nenek Rahmi sebagai pemulung yang mengidap penyakit kanker payudara.
Hj Wirahayu SKM MKM, Kepala Puskesmas Pagedangan, Rabu (10/10/2018), menjelaskan nenek Rahmi mengeluhkan rasa sakit kembali di payudara beberapa hari lalu. Lokasi sakitnya berada di bekas Mastektomi (operasi pengangkatan payudara penuh) dua tahun lalu dan telah dinyatakan sembuh oleh dokter.
Nenek ini melaporkan kondisinya kepada kader kesehatan di tempat tinggalnya, Desa Malang Nengah. Lalu para petugas kesehatan Puskesmas Pagedangan bersama Ketua PKK Desa Malang Nengah pun melakukan kunjungan rumah, pada 2 Oktober.
Menyadari ada gejala kambuhan penyakit kankernya, maka nenek itupun langsung diantar ke RSU Tangerang pada 5 Oktober untuk di-Biopsi yang diantar dr Ayu, petugas kesehatan dari Puskesmas Pagedangan.
Kepada petugas, nenek ini mengaku dalam dua bulan berjalan ada timbul bintik-bintik seperti brokoli di bekas payudara yang dimastektomi dan diikuti pembengkakan di tangan kanannya.
Nenek yang bekerja sebagai pemulung di setiap harinya untuk menghidupi keluarganya, terdiri suaminya yang sudah tua dan anaknya yang juga sedang sakit, memang membutuhkan pertolongan yang disambut puskesmas dengan memasukkan perawatannya ke program KIS (Kartu Indonesia Sehat).
“Selama pengobatan Nenek Rahmi mendapat fasilitas pemerintah dengan menggunakan KIS,” ungkap Hj Wirahayu SKM MKM.
Untuk kendaraan ambulance, tambahnya, Puskesmas Pagedangan siap membantu mengantarnya ke RS. Namun diharapkan keluarga ataupun warga bisa turut mengantar.
“Semoga selama proses pengobatan tidak ada hambatan dan bisa sehat kembali,” pungkas Hj Wirahayu SKM MKM.