Digelar Pembinaan Kesehatan Remaja di SMA-Sederajat

TIGARAKSA – Membina peningkatan derajat kesehatan para remaja, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menggelar Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR).
Program dengan memberi pembinaan kepada remaja-remaja di SMA dan sederejat telah dilaksanakan sejak tahun lalu. Bila di tahun 2017 dilakukan ke sekolah-sekolah menengah atas di 8 wilayah binaan puskesmas, tahun ini akan dilaksanakan di 10 wilayah binaan puskesmas.
Nurbaeti, Pemegang Program Kegiatan Pembinaan Sekolah pada Dinkes Kabupaten Tangerang, Senin (17/9/2018), menjelaskan tujuan program ini untuk membina para remaja di sekolah-sekolah menengah atas untuk bisa menjadi konselor sebaya yang dapat memberikan penyuluhan kesehatan kepada teman-temannya di sekolah, di lingkungan rumah, maupun di dalam organisasi remaja.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh petugas kesehatan dari Seksi Kesehatan Keluarga pada Bidang Kesehatan Remaja di Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, yang dibantu para petugas kesehatan yang ada di puskesmas-puskesmas.
Nurbaeti menuturkan tahun ini program ini sampai sekarang masih berjalan yaitu sejak Agustus. Sesuai rencana tanggal 18 September akan dilaksanakan di SMAN 20, wilayah binaan Puskesmas Pakuhaji, lalu tanggal 19 September di SMAN 14, wilayah binaan Puskesmas Sukatani, dan tanggal 20 September di SMKN 1, wilayah binaan Puskesmas Panongan.
Materi yang diberikan di antaranya mengenai Reproduksi Remaja, Gizi Remaja, Napza dan penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Sementara dr Sri Indriyani, Kepala Seksi Kesehatan Keluarga pada Dinkes Kabupaten Tangerang, menambahkan untuk kegiatan ini pesertanya meliputi 30 Kader Kesehatan Remaja (KKR), yang diharapkan nantinya bisa menjadi konselor di sekolahnya masing-masing, di lingkungan rumahnya, dan di organisasi remajanya.
“Tentunya dengan menjadi KKR, mereka selanjutnya menjadi jari-jari kesehatan puskesmas,” tambahnya.
Dengan demikian para petugas puskesmas akan mendapat bantuan para KKR, semisal mendapatkan informasi tentang kesehatan di sekolah-sekolah dan bantuan tenaga penyuluh kesehatan.