Digelar Lomba Cipta Menu Bergizi Seimbang & Aman Keluarga

TIGARAKSA – TP PKK Kabupaten Tangerang bekerja-sama Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang serta Dinas Pertanian dan Pertahanan Pangan Kabupaten Tangerang menggelar Lomba Cipta Menu di Gedung Serba Guna (GSG) Komplek Perkantoran Tigaraksa, Kamis (6/9/2018).
Lomba berlangsung meriah ini menyajikan berragam olahan makanan bergizi seimbang dan aman berbasis sumber daya lokal yang diikuti 29 kecamatan se-Kabupaten Tangerang.
Adapun Kreteria menu makanan yang disajikan diperuntukan  bagi kategori 3 orang, yaitu untuk seorang ayah berumur 40 tahun, seorang ibu berumur 35 tahun, dan seorang anak perempuan berumur 12 tahun.
Tujuan lomba ini bukan semata-mata karena hadiah dan pujian yang akan didapat pemenang saja, namun bertujuan untuk memperkenalkan menu masakan yang dapat menekan angka kejadian stunting (tubuh pendek) di wilayah Kabupaten Tangerang.
Kejadian stunting berdasar keterangan terdapat masih cukup tinggi di wilayah Kabupaten Tangerang dibanding daerah-daerah lain di Nusantara.    
Hj Neneng Komarudin, Pj Ketua TP PKK Kabupaten Tangerang yang membuka kegiatan Lomba Cipta Menu ini, berharap dari kegiatan ini selanjutnya bisa diimplementasikan di dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Sehingga masyarakat nantinya terbiasa memberikan porsi panganan keluarga dengan gizi seimbang, sehingga kejadian stunting dapat terhapuskan di wilayah Kabupaten Tangerang.
Sementara dr Ni Wayan Manik K.MKK, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, mengakui kegiatan ini sebagai langkah inovasi untuk membuat makanan berragam yang bergizi seimbang dan bisa diterapkan di kalangan masyarakat sebagai pengganti nasi dan terigu.
“Penganan penggantinya semisal menggunakan Jagung, Kacang-kacangan, Sukun, Ikan dan Daging,” urainya.
Dengan cara ini, tambah dr Ni Wayan Manik K.MKK, masyarakat tidak lagi tergantung pada makanan dari beras dan terigu untuk dapat memperbaiki gizi keluarganya, khususnya bagi balita agar dapat mencegah kejadian stunting pada balita dan mencegah anemia (kurang darah) pada remaja.