Dimatangkan Pelaksanaan Tahapan POPM Filariasis-Kecacingan

TIGARKSA – Mempersiapkan pelaksanaan survai evaluasi pasca Pemberian Obat Pencegahan Masal (POPM) Filariasis dan Kecacingan Terpadu di Kabupaten Tangerang, digelar Survai Evaluasi Pasca POPM Filariasis dan Kecacingan Terpadu/Transmission Assesment Survey (TAS III).
Kegiatan dilaksanakan Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang ini berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Senin (3/9/2018).
Para peserta kegiatan adalah para petugas puskesmas pelaksana TAS III Evaluasi I. Di antaranya petugas dari Puskesmas Cikupa, Puskesmas Tigaraksa, Puskesmas Jambe, Puskesmas Cisauk, Puskesmas Rajeg, Puskesmas Sindang Jaya, Puskesmas Sukatani, Puskesmas Pasir Jaya, Puskesmas Legok, Puskesmas Caringin, Puskesmas Cisoka, Puskesmas Curug, Puskesmas Panongan, Puskesmas Jalan Emas, Puskesmas Kelapa Dua.
Puskesmas Binong, Puskesmas Bojong Nangka, Puskesmas Pagedangan, Puskesmas Cikupa, Puskesmas Cikuya, Puskesmas Cisoka, Puskesmas Pasir Nangka, Puskesmas Gembong, Puskesmas Sukatani, dan Puskesmas Balaraja.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular di Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr Dwi Yanto, menjelaskan untuk kegiatan pelaksanaan TAS III Evaluasi I akan dilaksanakan tanggal 3-13 September.
Setelah itu dilanjutkan dengan pelaksanaan TAS III Evaluasi II tanggal 17-26 September, yang dilaksanakan para petugas Puskesmas Mekar Baru, Puskesmas Pasarkemis, Puskesmas Kutabumi, Puskesmas Kresek, Puskesmas Gunung Kaler, Puskesmas Teluknaga, Puskesmas Tegal Angus, Puskesmas Selembaran Jaya, Puskesmas Kosambi, Puskesmas Kemiri, Puskesmas Mauk, Puskesmas Kronjo, Puskesmas Sukadiri, Puskesmas Pakuhaji, Puskesmas Sukawali, Puskesmas Sepatan, Puskesmas Kedaung Barat, Puskesmas Jayanti dan Puskesmas Sukamulya.
Kegiatan sendiri akan dilaksanakan di 60 SDN/SDS/SDIT/MI/MIN terpilih dengan sampling murid kelas 1 & 2, sebagai evaluasi POPM Filariasis selama 5 tahun yang dilaksanakan secara berturut-turut dari tahun 2009 sampai tahun 2013.
“Kegiatan ini sebagai salah-satu upaya mengeliminisai Filariasis di Kabupaten Tangerang,” kata dr Dwi Yanto.
Untuk itu, diharapkan semua pihak terkait bisa membantu kegiatan ini, baik para petugas dari tiap puskesmas dan sekolah-sekolah yang telah ditunjuk, agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai harapan.