10 Tenaga Medis Sejumlah Puskesmas Ikuti Pelatihan PONED

TANGERANG – Sedikitnya 10 tenaga medis dari sejumlah puskesmas di Kabupaten Tangerang mengikuti Pelatihan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) yang digelar di Gedung Pusat Pelatihan Klinik Terpadu Primer (P2KP) Kabupaten Tangerang di Jl Kisamaun, Kota Tangerang, Senin (27/08/2018).
Sejumlah materi diberikan kepada para tenaga medis yang menangani persalinan di puskesmasnya masing-masing tersebut, di antaranya mengenai Kegawatdaruratan Medik yang disampaikan dr Prabu SpOG.
Hadir perwakilan dari Puskesmas Pakuhaji, Puskesmas Cisoka, Puskesmas Tegal Angus dan lain-lain.
Dalam paparannya, dr Prabu menjelaskan beberapa hal-hal yang berkaitan dalam penanganan pasien bersalin jika dalam kondisi darurat. “Salah-satunya melalui deteksi denyut-nadi sehingga dapat dilakukan langkah-langkah yang diperlukan dengan cepat dan tepat,” katanya.
Para tenaga medis tersebut juga diharapkan dapat melakukan mapping atau pemetaan rumah sakit-rumah sakit rujukan yang ada di sekitar puskesmasnya masing-masing. Dengan data itu, nantinya diharapkan petugas bisa merujuk pasien ke RS sesuai dengan pertimbangan medis yang tepat dan akurat.
Diinformasikan Pelatihan PONED bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia para petugas medis yang meliputi dokter, bidan dan perawat dalam penanganan bersalin. Melalui Pelatihan PONED ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sebab pelayanan kesehatan yang prima merupakan upaya Pemkab Tangerang dalam mensejahterakan masyarakatnya.
Diketahui PONED merupakan salah-satu yang menjadi fokus program Pemkab Tangerang di bidang kesehatan yaitu Program Bergandengan Tangan Menyelamatkan Ibu dan Bayi Baru Lahir di Kabupaten Tangerang.
Pihak-pihak terkait seperti Dinas Kesehatan, rumah sakit pemerintah maupun swasta, Puskesmas, BPJS, PMI, organisasi profesi, organisasi masyarakat dan lainnya, berkomitmen mensukseskan gerakan ini.